12 Jan 2024 11:00 WIB | PENULIS: Fitriyani Gunawan | EDITOR: Fitriyani Gunawan
Forkompimcam Cimalaka bersama pemerintahan Desa Licin Kecamatan Cimalaka menggelar kegiatan Samawana atau Sehari bersama warga nu nyata mangpaatna yang digelar di Desa Licin. Jumat, 12 Januari 2024.
iwan rahmat purnama/SUMEDANG ONLINE
Forkompimcam Cimalaka bersama pemerintahan Desa Licin Kecamatan Cimalaka menggelar kegiatan Samawana atau Sehari bersama warga nu nyata mangpaatna yang digelar di Desa Licin. Jumat, 12 Januari 2024.

SUMEDANG – Forkompimcam Cimalaka bersama pemerintahan Desa Licin Kecamatan Cimalaka menggelar kegiatan Samawana atau Sehari bersama warga nu nyata mangpaatna yang digelar di Desa Licin. Jumat, 12 Januari 2024.

Camat Cimalaka H. Ayuh Hidayat menyebutkan banyak kegiatan yang pihaknya lakukan dalam program Samawana tersebut diantaranya operas bersih (Opsih) ke SDN Margamukti, SLB, SMK PP, SMAN 2 Cimalaka, Pelayanan kependudukan Kantor Desa Licin, Penanaman Pohon & Kunjungan ke TPS3R Plus, Kunjungan ke Posyandu Posyandu RW 08, Sosialisasi SIMURNI RW 08 Posyandu, Pemberian Bantuan miskin ekstrim, Pemberian BIBIT, Bantuan untuk Ibu Hamil Disabilitas (miskin), Silaturahmi RT & RW, Peresmian Jalan Blok M Panteneun, Pemberian Bantuan Stunting miskin ekstrim, Kunjungan ke Keluarga Mantan Kepala Desa yang sudah meninggal, Kunjungan Ke KWT dan Peternak Domba, Pemberian Bantuan Ibu Hamil Sinurmi (miskin), Peresmian Kampung Kancara Ciburial, Sosialisasi WA KEPO serta Kunjungan ke Pesantren.

“Pada hari ini. Kita berada di Desa Licin dalam rangka program Samawana, samawana itu sehari bersama warga nu nyata mangpaatna dimana kegiatan itu ada pelayanan administrasi kependudukan, kesehatan termasuk yang menjadikan favorit dan menjadikan unggulan di Kecamatan Cimalaka dengan samawana itu penanaman pohon pisang per Desa seribu. Alhamdulillah kita berada di Desa Licin ini ada 1000 yang akan kita tanam hari ini dan termasuk ada tanaman keras yaitu ada duren, alpukat dan jengkol yang ditanam di tanah kas Desa Licin bekas Galian pasir Blok Sukasari Margamukti RT 04 RW 05,” ujar Ayuh Hidayat dalam keterangannya.

Menurut dia, program tersebut merupakan yang ke-9 di Desa licin. Pada kesempatan tersebut, pihaknya fokus mendorong warga melakukan penanaman 1.000 pohon pisang per-desa. Sehingga dirinya mengharapkan kedepannya, Cimalaka menjadi central buah pisang.

“Kita akan dorong semuanya untuk menanam seribu targetnya 1.000 perdesa dimana satu untuk ketahanan pangan, kedua pemberdayaan masyarakat dan pemberdayaan ekonomi. Nah yang penting di sini adalah pemberdayaan masyarakat ini para pisang akan digarap oleh masing-masing RT dan RW yang nantinya hasilnya akan diberikan kepada para penerima manfaat dari bantuan sosial. Harapannya Insya Allah Kecamatan Cimalaka akan menjadi sentral penghasil pisang termasuk dengan olahannya, nanti daun ini di pertengahan bulan Agustusan lah kita akan mencanangkan Cimalaka sebagai penghasil pisang di Kabupaten Sumedang,” ungkapnya.

Kepala Desa Zulkipli M. Ridwan menyambut baik program samawana, menurutnya program tersebut sejalan dengan program yang sudah ada di desanya yakni teras hijau, ketahanan pangan dan santunan buat lansia dan stunting.

“Kami sinergikan dengan program tersebut kemudian juga ada program one vilage one product di Desa Licin yaitu kampung kancara hari ini bersama pak camat akan diresmikan kampung kancara tersebut mudah-mudahan bermanfaat buat warga kami semua. Insya Allah kami akan lanjutkan program dari pak Camat dan kami akan turun ke warga-warga miskin untuk menanggulangi kemiskinan dengan ketahanan pangan tersebut hasilnya akan disumbangsihkan kepada warga- warga misikin,” ungkapnya.

Kedepannya dia berharap adanya ketahanan pangan dari teras hijau dapat meminalisir biaya hidup di masyarat. Karena masyarakat tidak harus membeli produk-produk yang dibutuhkan tersebut.

“Contohnya, Teras hijau, ada kangkung, ada tomat, ada cabe, ada saledri jadi nantinya untuk konsumsi sehari-hari. yang biasanya warga kita ini tidak jenuh dengan cabe dan tomat itu tidak harus membeli tapi akan memanen sendiri di rumah-rumahnya dan juga untuk ketahanan pangan yang pisang akan nantinya hasilnya akan diberikan kepada warga miskin diutamakannya,” pungkas dia. ***

Install SUMEDANGONLINE MOBILE
| Advertorial