Idul Adha 1445 H, Maruarar Sirait atau kerap disapa Bang Ara melalui Sahabat Bang Ara (Sabara) Sumedang membagikan daging kurban ke sejumlah komunitas dan warga yang da di Kabupaten Sumedang. Selasa, 18 Juni 2024.

Igun Gunawan/SUMEDANG ONLINE

Idul Adha 1445 H, Maruarar Sirait atau kerap disapa Bang Ara melalui Sahabat Bang Ara (Sabara) Sumedang membagikan daging kurban ke sejumlah komunitas dan warga yang da di Kabupaten Sumedang. Selasa, 18 Juni 2024.

Kepedulian Bang Ara ke Sumedang, Tak Sekadar Seremonial dan Dadakan

MANTAN Anggota DPR RI 3 periode (2004-2009, 2009-2014, 2014-2019), Maruarar Sirait masih tetap peduli terhadap konstituennya di Kabupaten Sumedang, Majalengka dan Subang.

Tahun 2024, sosok Bang Ara –demikian dia kerap disapa, bukan lah wakil rakyat dari Sumedang lagi, namun bentuk saking cinta dan sayangnya pada Sumedang dia masih tetap peduli. Tak jarang, dirinya menggelar berbagai festival dan seni budaya Sunda, hal itu sejalan dengan Sumedang yang memproklamirkan dirinya sebagai Sumedang Puseur Budaya Sunda (SPBS) meski dia sendiri berasal dari Batak Toba bermarga Sirait.

“Sebagai seorang jurnalis yang kerap meliput berbagai kegiatan Bang Ara di Sumedang, memang hampir rata-rata berkaitan dengan kesenian daerah yang ada di Sumedang. Bahkan pada 2018 dirinya sempat diangkat menjadi duta Reak Budaya Sunda pada peringatan Hari Jadi ke-440 Sumedang di Kecamatan Jatinangor,” ujar Igun Gunawan.

Kegiatan Bang Ara saat itu diikuti 56 grup kesenian se-Sumedang dan diikuti 300 barong dengan 3.259 peserta, kegiatan yang digagas Bang Ara tersebut langsung tercatat dalam Original Rekor Indonesia (ORI) sebagai kegiatan yang diikuti grup dan peserta terbanyak.

SPBS, kita tidak mau retorika. Saya telah 14 tahun menjadi wakil rakyat Sumedang, dalam setahun saya membuat event kesenian sedikitnya Sepuluh kali kegiatan. Setidaknya, event yang saya gelar itu sedikit banyak dapat memperkenalkan seni budaya Sunda yang ada di Kabupaten Sumedang di tingkat Jawa Barat maupun Nasional,” ujar Maruarar saat itu.

Salahsatu alasan dirinya menggelar sejumlah event berkaitan dengan Seni Budaya Sunda di Kabupaten Sumedang, lantaran dirinya menginginkan lahirnya generasi baru dari seni itu sendiri. “Pada beberapa event itu, memang kita ingin memberikan semangat, spirit dan motivasi pada seniman Sunda,” imbuhnya saat itu.

Kepedulian Ara, tak lengkang oleh Waktu, meski tak lagi menjabat sebagai Wakil Rakyat. Pada momen Idul Adha 1445 H (2024 M).

Bang Ara, kembali dengan kepedulian dan toleransinya yang tinggi. Melalui Komunitas Sahabat Bang Ara yang sudah terbentuk di Sumedang, Bang Ara menitipkan 1 ekor sapi untuk dibagikan dagingnya pada momen Idul Adha.

“Saya merasa bangga pada sosok Bang Ara, meski berbeda kepercayaan dengan kita tetapi kepeduliannya utamanya terhadap Ummat Islam yang ada di Kabupaten Sumedang begitu tinggi,” ungkap Andi Lesmana selaku Ketua Sahabat Bang Ara Sumedang.

Pada kesempatan tersebut juga, Andi menyampaikan akad untuk berkurban dan disaksikan oleh warga Sumedang yang hadir dalam cara tersebut.

“Pada saat ini saya ingin mengakadkan, dan agar bapak-ibu menjadi saksi bahwa saya sudah menyampaikan amanat atau titipan dari Bang Ara. Saya juga mengucapkan terima kasih pada Bang Ara yang sudah menitipkan hewan kurban untuk kita ummat muslim yang ada dalam Sahabat Bang Ara untuk dijadikan ibadah Kurban. Ini membuktikan bahwa Bang Ara begitu peduli terhadap warga Sumedang, meski dirinya (agamanya) Kristen, tetapi dia memiliki kepedulian untuk warga-warga muslim utamanya yang da di Kabupaten Sumedang dengan menitipkan 1 ekor sapi, yang daging kurbannya nanti akan dibagikan,” ungkapnya.

Bahkan menurut Andi, kepedulian Bang Ara tak hanya saat ini saja, sebelumnya masih bersama dengan Sahabat Bang Ara Sumedang membagikan 1.000 paket sembako pada saat Hari Raya Idul Fitri.

“Kedepan bang ara juga insha Allah akan mensuport kegiatan bertema olahraga, lingkungan hidup, UMKM dan kebudayaan,” pungkasnya. ***