Persib Aing

Daisuke Sato Tegaskan Transfer Ban Persib Bukan Laporan Baru

Daisuke Sato
ISTIMEWA/IG daisukesato11/SUMEDANGONLINE
Daisuke Sato

BANDUNG, Minggu (31/5/2026) – Mantan bek PERSIB Bandung, Daisuke Sato, akhirnya angkat bicara terkait sanksi larangan registrasi pemain (transfer ban) yang dijatuhkan FIFA kepada PERSIB. Melalui akun Instagram pribadinya, Sato menegaskan bahwa sanksi tersebut bukan muncul akibat laporan baru yang ia ajukan, melainkan merupakan kelanjutan dari sengketa kontrak yang telah berjalan sejak pemutusan kontraknya pada 2023.

Dalam pernyataannya, Sato menjelaskan bahwa perkara tersebut telah melalui seluruh tahapan hukum yang berlaku hingga menghasilkan putusan yang berkekuatan tetap. Menurutnya, larangan registrasi yang kini diterima PERSIB merupakan konsekuensi atas tidak dipatuhinya putusan tersebut dalam batas waktu yang telah ditentukan.

“Maka, larangan pendaftaran FIFA saat ini bukan karena saya melaporkan klub sekarang. Ini adalah konsekuensi dari kegagalan untuk mematuhi keputusan akhir dalam waktu yang ditentukan,” tulis Sato, Sabtu (30/5/2026).

Sato juga mengungkapkan bahwa PERSIB sempat meminta agar putusan sengketa tersebut tidak dipublikasikan dengan menyebut nama pemain maupun klub. Permintaan itu, kata dia, didasari pertimbangan menjaga kehormatan dan reputasi para pihak yang terlibat.

“PERSIB meminta agar keputusan tersebut tidak dipublikasikan dengan nama pemain dan klub, dengan alasan kekhawatiran terkait kehormatan dan reputasi. Kami menolak permintaan tersebut karena kami percaya bahwa masalah ini harus ditangani secara transparan,” tulisnya.

Meski demikian, Sato menegaskan bahwa persoalan hukum tersebut tidak pernah ditujukan untuk menyerang PERSIB maupun para pendukungnya. Ia mengaku tetap menghormati klub berjuluk Maung Bandung tersebut, rekan-rekan setimnya, serta sepak bola Indonesia secara umum.

“Saya tidak pernah memiliki masalah dengan pendukung PERSIB atau klub sebagai sebuah institusi. Saya selalu menghormati PERSIB, sejarahnya, rekan-rekan setim saya, dan sepak bola Indonesia,” lanjutnya.

Pernyataan itu disampaikan setelah akun media sosial Sato dibanjiri komentar dari sebagian Bobotoh menyusul munculnya nama PERSIB dalam daftar klub yang dikenai registration ban oleh FIFA. Kasus sengketa kontrak antara Sato dan PERSIB sendiri menjadi sorotan publik setelah manajemen klub memberikan penjelasan resmi terkait status transfer ban yang sedang dihadapi.***

⚠️ Pemberitahuan: Isi komentar merupakan tanggung jawab penuh pemberi tanggapan. Redaksi Sumedang Online tidak bertanggung jawab atas isi atau dampak yang ditimbulkan dari komentar yang dikirimkan.

Tinggalkan Tanggapan

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak