Menu

Mode Gelap

ARSIP · 25 Mei 2010 14:30 WIB ·

GEDUNG RAWAT INAP RSUD SUMEDANG DIRESMIKAN GUBERNUR

REPORTER: ADMIN | EDITOR: ADMIN

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menerima Kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam rangka Peresmian

IWAN RAHMAT/SO RESMIKAN RUMAH AMAN SIMPATI ADHYAKSA: Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menerima Kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam rangka Peresmian "Rumah Aman Simpati Adhyaksa" di UPTD Balai Pelatihan Kerja Disnakertrans Kabupaten Sumedang. Rabu, 19 Januari 2022.

Gubenur Jawa Barat meresmikan Gedung Rawat Jalan RSUD Sumedang

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meresmikan Gedung Instalasi Rawat Jalan  RSUD Sumedang sekaligus pembagian bantuan Jamkesda dari Pemerintah Propinsi untuk Pemerintah Kabupaten/Kota se-Jawa Barat Selasa 25/5 – 2010 siang.  Dengan naik Delman bersama Bupati Sumedang dan sejumlah pejabat Propinsi Gubernur disambut tamu undangan di Halaman RSUD Sumedang..

Dalam sambutannya Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Hj. Alma mengatakan dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Propinsi Jawa Barat memberikan bantuan  Jamkesda.  Kepada Pemerintah Kabupaten/Kota se-Jawa Barat yang pada peresmian Instalasi Rawat Inap RSUD tersebut turut hadir.  Menurut Alma, dari biaya 16 Milyar dalam pembangunan Gedung Instalasi Rawat Jalan RSUD Sumedang, Propinsi Jawa Barat membiayai 56% atau sebesar 9 milyar rupiah.

Menurut Alma, 140 Milyar dari APBD Propinsi 2010 diberikan untuk bantuan kesehatan di Jawa Barat dengan sasaran menekan angka kematian bayi, meningkatkan harapan hidup dan  meningkatkan kualitas hidup serta memperbaiki lingkungan.

Baca Juga  TIGA KANDIDAT KETUA KNPI DITETAPKAN

Dalam kesempatan itu, Bupati Sumedang H. Don Murdona menyambut kehadiran Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.  Kata Bupati  keberadaan gedung Instalasi  Rawat Jalan ini diharapkan dapat memenuhi harapan masyarakat, RSUD dapat memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat  dan dapat meningkatkan kinerja layanan RSUD Rumah Sakit sebagaimana visinya menjadi RSUD berkinerja baik se-Jawa Barat.

Dalam Laporannya Bupati Sumedang melaporkan dari anggaran 16 Milyar, 3,5 Milyar dari APBD Kabupaten,  3,5 Milyar dari APBN dan 9 milyar dari Propinsi Bupati mengatakan dari 9 Milyar bantuan Propinsi ternyata belum di terima oleh pihak Pemerintah Sumedang, meski demikian pembangunan sudah selesai dibangun.  Bupati juga melaporkan bahwa Pemerintah Sumedang sudah membebaskan biaya kesehatan di Puskesmas se-Kabupaten Sumedang dan termasuik berobat gratis di RSUD Kelas III.

Baca Juga  Masyarakat Miskin Ingin Bantuan Tepat Sasaran

Dalam sambutannya Gubernur Jawa Barat mengatakan Sumedang menonjol dalam pelayanan kesehatannya.  Untuk itu Pemerintah Propinsi mendorong usaha Pemerintah Sumedang. Oleh karena itulah Pembangunan Kesehatan oleh Propinsi tak lagi diragukan.  Hal itu ditunjukan dengan peningkatan anggaran yang semula hanya 1,5% saat ini APBD Propinsi telah mencapai 5% apalagi dalam UU Kesehatan diamanatkan untuk anggaran kesehatan harus 10%.  Gubernur berharap realisasi 10% Anggaran untuk kesehatan dapat diwujudkan dalam APBD Propinsi 2011.

Gubernur juga memuji slogan RSUD Sumedang yang menyatakan “Mampu Tidak Mampu dilayani”.  Gubernur juga berharap tidak hanya slogan semata, bahkan jika ada warga di luar Sumedang seperti warga Garut yang berobat ke RSUD Sumedang dapat dilayani dengan baik.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Warga OTD Kembali Berujuk Rasa

26 September 2012 - 12:30 WIB

EVA PURNAMA DEWI WAKILI JABAR KE NASIONAL

1 Oktober 2011 - 08:11 WIB

Proyek Waduk Jatigede Diminta Diwaspadai

29 September 2011 - 16:12 WIB

Eba, Dibangun TPT

26 September 2011 - 20:27 WIB

BPN Sumedang Rayakan HUT Agraria ke 51

23 September 2011 - 18:49 WIB

Bahaya! Kasus Bansos Pemkot Banyak Dipendam Media

22 September 2011 - 15:38 WIB

Trending di ARSIP