Menu

Mode Gelap

ARSIP · 19 Jan 2011 15:38 WIB ·

EKA : 1M LEBIH DANA PEMBANGUNAN GED. KEC CISITU

Reporter: Admin | Editor: Admin


 EKA : 1M LEBIH DANA PEMBANGUNAN GED. KEC CISITU Perbesar

Cisitu – Dana pembangunan kantor Kecamatan Cisitu dan Ganeas bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Prasarana Pemerintahan dari kementerian dalam negeri untuk tahun anggaran 2011. Dalam pengerjaannya PU menyerahkan kepada rekanannya untuk kecamatan Cisitu pihaknya menyerahkan ke PT Dasamalintas dan kecamatan Ganeas dilaksanakan oleh PT Lingkar Jati utama dengan masing – masing nilai kontarak 1.091 M, hal tersebut disampaikan sebagai laporan pertanggung jawaban kepala sub bagian Pekerjaan Umum Kabupaten Sumedang Ir. H Eka Setiawan, dihadapan bupati Sumedang dan Undangan dalam acara peresmian gedung kecamatan Cisitu dan Ganeas di Kecamatan Cisitu.

Lebih lanjut Eka menyebutkan beberapa keberhasilan yang sudah dilakukan pihak Pekerjaan umum diantaranya, di Kecamatan Cisitu khususnya di desa Ranjeng, ada kegiatan air bersih sejak tahun 2008 dengan nilai kontrak Rp 243 jt, Desa Cinangsi mendapatkan dana untuk sanitasi masyarakat dengan kontrak lebih dari Rp 90ht. Berlanjut tahun 2009 Desa Ranjeng juga mendapat bantuan pipa untuk sukajaya sebesar lebih dari Rp 115jt, Desa Cigintung mendapat DAK untuk sanitasi lebih dari Rp 90jt.

Sementara untuk kecamatan Ganeas untuk tahun 2009 mendapat bantuan Mandi Cuci Kakus (MCK) di desa Sukaluyu dengan nilai bantuan Rp 95jt. Tahun 2010 pembangunan sarana air bersih dengan jumlah anggaran Rp 255jt.

Eka mengklaim dengan kegiatan yang diselenggarakan pihak pekerjaan umum, telah dapat dirasakan manfaatnya baik langsung maupun tidak langsung oleh seluruh masyarakat, dan tentu saja bagi pemerintah kita dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Sebagai contoh DAK di Ranjeng yang dibangun tahun 2008 / 2009, selanjutnya masyarakat swadaya melakukan pengembangan dengan melakukan pengelolaan secara mandiri, bahkan mengadakan stimulai untuk penyambungan rumahnya dan membentuk koperasi pengelolaan, dan mereka mendapat upah masing – masing satu juta perbulan,” ungkapnya. (igun)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

Baca Lainnya

Warga OTD Kembali Berujuk Rasa

26 September 2012 - 12:30 WIB

EVA PURNAMA DEWI WAKILI JABAR KE NASIONAL

1 Oktober 2011 - 08:11 WIB

Proyek Waduk Jatigede Diminta Diwaspadai

29 September 2011 - 16:12 WIB

Eba, Dibangun TPT

26 September 2011 - 20:27 WIB

BPN Sumedang Rayakan HUT Agraria ke 51

23 September 2011 - 18:49 WIB

Bahaya! Kasus Bansos Pemkot Banyak Dipendam Media

22 September 2011 - 15:38 WIB

Trending di ARSIP