Home / KESEHATAN

Jumat, 24 Juni 2011 - 08:50 WIB

MEMET: WASPADAI 10 PENYAKIT MUSIM PANCAROBA



DAFTAR: Seorang pasien tampak sedang mendaftar di Rumah Sakit Situraja. ISPA disinyalir meningkat akibat perubahan cuaca. Foto:Igun Gunawan

SITURAJA – Memasuki musim pancaroba atau bergantinya musim hujan ke musim kemarau, banyak penduduk di kecamatan Situraja yang berobat ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Situraja, di Jalan alun – alun Situraja, mereka pada umumnya mengeluh terkena penyakit flue dan dan filek.

Ditemui di ruang kerjanya kepala Puskesmas Situraja, Memet Ruhyat, membernarkan jika musim pancaroba ini akan menimbulkan penyakit, hal tersebut menurutnya karena daya tahan tubuh pasien yang menurun akibat pergantian musim.

Masyarakat dihimbau mewaspadai sedikitnya ada 10 besar penyakit yang dapat menyerang, namun yang paling dominan adalah flue, filek dan gatal – gatal.

Baca Juga  Gempa Sukabumi 6.0 SR

“Ada sepuluh penyakit yang biasanya sering menyerang pada musim pancaroba ini, tapi dari sepuluh itu paling dominan dan banyak terjadi dimasyarakat yaitu flue, filek dan gatal – gatal” ungkap kepala Puskesmas yang membawahi 13 perawat, 1 dokter dan 1 dokter spesialis gigi.

Lebih lanjut ia menyebutkan salah satu faktor penyebab timbulnya penyakit tersebut karena pengaruh lingkungan dan perubahan cuaca dari dingin ke panas, ditambah lagi dengan faktor makanan, seperti banyaknya mengkonsumsi makanan dingin seperti es.

Bahkan lanjutnya, ada kemungkinan penyakit demam berdarah dan campak pun akan bermunculan,”ya mungkin saja karena kan demam berdarah itu sumber penyakitnya dibawa nyamuk, dan nyamuk tersebut paling suka diair yang menggenang, dan pada musim kemarau banyak air yang menggenang ketimbang musim hujan,” tuturnya.

Baca Juga  Ini Tiga Penyakit Dikeluhkan Pasien Pasca Lebaran

Dari data yang ada di Puskesmas Situraja, hingga bulan mei kemarin dari 5 ribu pasien yang berobat 900 orang diantaranya karena penyakit flue dan filek atau memiliki prosentase tertinggi dibanding dengan yang berobat karena penyakit lainnya.

Sebagai upaya preventif pihak puskesmas selalu melakukan sosialisasi dalam rapat – rapat mingguan yang diselenggarakan oleh Muspika Situraja, sementara untuk yang terlanjur kena, pihak rumah sakit menangani dengan memberikan pengobatan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dari virus, selain pengobatan secara medis, juga disarankan memperbanyak minum air putih.

Ditanya masalah ketersediaan obat, ia mengaku tidak ada masalah,”obat sejauh ini banyak, kita tidak ada masalah,” pungkasnya.(igun gunawan/sumedang ekspres/sumedangonline)

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

KESEHATAN

Rukruk Terpilih Menjadi Ketua Pengurus IBI Kabupaten Sumedang

KESEHATAN

PMI dan IDI Sumedang Gelar Donor Darah di Plaza Asia

KESEHATAN

PENGUMUMAN REKRUTMEN PENERIMAAN KADER JKN KIS BPJS KESEHATAN CABANG SUMEDANG TAHUN 2018

KESEHATAN

Kahatek Peduli, PMI Kumpulkan 357 Kantong Darah

KESEHATAN

Peringati Hari Kesehatan Nasional, Bupati Sumedang Serahkan Beragam Penghargaan
Ekki riswandiya selaku Ketua Hakli Cabang Sumedang yang juga Koordinator Bidang Kesling Jabar Bergerak (Jaber) mengatakankegiatan bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-40 HAKLI, sekaligus menyupport program Satu Juta masker Program Bupati Sumedang.

KESEHATAN

Harjad ke-40, HAKLI Sumedang Bagikan Ribuan Masker ke Warga

KESEHATAN

Bantu warga Mulyasari, kades hibahkan mobil untuk dijadikan ambulans

Advertorial

Pastikan Validitas Peserta PBI, Kemensos Terbitkan Keputusan Baru