Home / DAERAH

Minggu, 22 Juli 2012 - 22:04 WIB

Ramadhan, Kurupuk Dapros Meroket



TANJUNGKERTA – Tak hanya sembako, seperti telur dan daging ayam yang mengalami kenaikan, krupuk dapros pun tak mau ketinggalan. Kerupuk dapros banyak diproduksi dan menjadi salahsatu andalan produktivitas warga Pangkalan, Desa Mulyamekar, Kecamatan Tanjungkerta..
Dikatakan Nanih, naiknya harga krupuk dapros imbas dari permintaan yang banyak.

“Selain banyaknya permintaan, juga biasanya karena banyaknya bandar baru yang datang ke sini, yang menaikan harga,” ujar Nanih ke www.SUMEDANGONLINE.com, Minggu (22/7).

Baca Juga  Ada Dewan, Kades Sukamanah Curhat Ingin Jalan Mulus

Biasanya harga kerupuk dapros, dikatakan Nanih dikisaran Rp 2.300 untuk penjualan ke bandar, saat ini ia jual dengan harga berkisar Rp 2.500 hingga Rp 2.800 per-bungkus.
Namun produktivitas Kurupuk Dapros yang dilakukan ibu 4 anak ini tidak mengalami peningkatan, hal itu menurut Nanih, karena secara fisik ia sudah tak kuat berlama-lama menunggu proses pembuatan krupuk. Padahal, dikatakannya, dengan banyaknya permintaan barang justru produktivitas harus ditingkatkan demi mendapatkan keuntungan yang lebih besar.
“Kahoyong mah ditambihan ngadameul kurupuk teh, tapi tos teu kiat panas kanu tonggongna,” tambahnya.

Baca Juga  Kunjungi Wado, Ecek Nonton Sepak Bola Antar SD

Disebutkan Nanih, untuk membuat kerupuk dapros dapat dibuat dengan bahan pokok 5 kilogram beras, menghasilkan rata-rata 35 bungkus kerupuk dapros per-hari. Namun, untuk produksi itu dikatakan Nanih ia lakukan secara dua tahap, masing-masing per 2,5 kilogram beras per-produksi.(MAT)

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

DAERAH

PNS Bergoyang, Warga Pasar Situraja Berang

DAERAH

SEDERHANA, PERINGATAN SUMPAH PEMUDA KE-83 DI JATINUNGGAL

DAERAH

Sekeluarga Tewas Diseruduk Truk

DAERAH

Motor Dinas Kades Darmajaya, Digondol Pencuri

DAERAH

Linmas Siap Amankan Pilkada Sumedang

DAERAH

Gaya Mengkritik, Ala Anak Vespa

DAERAH

Kayu Ditebang di Astana Gede, Bermasalah

DAERAH

Ditinggal ke sawah, rumah Warya ludes terbakar