Wartawan Kecewa, Pelayanan Petugas BPJS Sumedang

JATINANGOR-Diduga menghalang-halangi kinerja seorang wartawan, sejumlah awak media di Kota Tahu mengaku kecewa terhadap pelayanan BPJS Kantor Cabang Summedang.

Kejadian tersebut diawali ketika beberapa wartawan yang diantaranya wartawan Radio Elshinta dan kontributor RRI Bandung berencana melakukan peliputan di Kantor Cabang BPJS Kesehatan Sumedang.

Asep Nurdin (Radio Elshinta) mengatakan, dirinya mengaku tak nyaman akibat niatan melakukan peliputan seollah dihalang-halangi oknum karyawan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Sumedang, Selasa (6/1) pagi.

Baca Juga  Musda X DPD Golkar Sumedang Kembali Diundur, SC: Jangan ada Tafsir Lain

“Karayawan yang diketahui posisi bagian umum tersebut, nampak mempersulit rencana wartawan melakukan peliputan. Bahkan, kendati KTA sudah diperlihatkan, petugas disana pun tetap geram dan meminta surat tugas,” tuturnya, di Jatinangor.

Kondisi tersebut, kata dia, sudah jelas menghambat kinerja wartawan yang berperan  menginformasikan kepada masyarakat melalui media masanya masing-masing.

“Sebeluumnya, kami justru memohon petunjuk kepada seorang Satpam yang juga dengan baik jati dia mau mengantar ke ruangan bagian umum itu,” ucapnya.

Baca Juga  Mojang-Jajaka Jabar, Mojang Pinilih Sumedang Melly Mellyna: Kembali Unggul dalam Survei

Setibanya di ruangan bagian umum, kata Asep, sikap aneh ditunjukan seorang petugas BPJS yang berujung sikapnya  membuat wartawan tak nyaman.

“Heran, masih ada petugas pelayanan di Sumedang yang tak mengindahkan etika ketimuran pada saat menghadapi pengunjungnya?,” tutur Asep.

Hal tersebut, kata dia, diduga kuat akibat oknum tersebut tak bisa menentukan terkait  yang mana wartawan dan oknum.

Baca Juga  Mantan Pemain Persipura Ini Akan Habisan-habisan Bela Persib

Sementara itu Ketua PJI Sumedang yang juga ketua Forkowas, Azis Abdullah menyesalkan perkara tersebut. “Jika benar seperti itu, saya prihatin yang anehnya di saat gembor-gembor keterbukaan publik namun di Sumedang terjadi seperti itu,” kata Azis.

Sementara itu pihak BPJS Kesehatan Sumedang sendiri hingga berita diturunkan belum bisa memberikan klarifikasi terkait kasus tersebut.(zis/forkowas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE OK TIDAK