Puncak Gerhana Pukul 07.21 WIB

SUMEDANG- Gerhana Matahari yang terjadi saat kontak awal dengan bulan terjadi pukul 06.19. Sedangkan puncak gerhana dengan kepenuhuan 88 persen tejadi pada pukul 07.21.
Lanjut Aam, spesialnya GMT tahun ini dikarenakan hanya daratan Indonesia saja yang dapat menyaksikan peristiwa langka tersebut. Bahkan, di Indonesia sendiri ada 11 hingga 12 provinsi yang dapat menyaksikan GMT, meskipun tidak semuanya total.
“Kami disini tidak menggunakan alat yang canggih untuk observasi, hanya menggunakan kamera lubang jarum dan kaca mata dengan filter khusus ND5 (Netral Density),” ujarnya.
Menurut Aam, filter khusus ND5 tersebut bisa menyerap dengan menyaring cahaya matahari hingga 100 ribu kali. Sehingga aman untuk retina. Pasalnya, jika masyarakat melihat GMT dengan mata telanjang maka dapat merusak bagian mata.
“Kerusakan mata bukan terjadi instan pada saat itu. Namun, efeknya bisa dirasakan selama bertahun-tahun. Bahkan, bisa menyebabkan kebutaan permanen,” pungkas Aam.**

Baca Juga  Basarnas Cari Warga Tenggelam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE OK TIDAK