Namun Kementerian agama melalui siaran persnya memberikan klarifikasi terkait isu pemberitaan yang belakangan ini muncul bahwa ada calon jemaah haji yang tidak bisa berangkat karena masalah visa. “Hal itu itu sepenuhnya tidak benar, karena seluruh jemaah haji Indonesia yang ada di gelombang pertama, itu seluruhnya sudah memiliki visa, jadi sudah 100 persen terselesaikan,” terang Lukman dalam siaran pers Kemenag, Minggu (14/8/2016).
Ia pun menyebutkan talh mengintruksikan pada PPIH di seluruh embarkasi jika ada perpindahan kelompok terbang sebaiknya tidak dilakukan, karena akan mengubah atau mengganggu formasi kloter-kloter yang sudah ditetapkan.
“Tidak benar ada jemaah yang tidak bisa berangkat karena visa, karena seluruh jamaah gelombang pertama sudah selesai dan tinggal 262 paspor saja yang belum memiliki visa dan itu milik jemaah gelombang kedua, yang baru tanggal 22 Agustus 2016 nanti keberangkatannya ke Tanah Suci,” imbuhnya.
Calhaj tak terima visa, jangan salahkan KBIH
Reporter: Fitriyani Gunawan | Editor: Redaksi | WIB

Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.
Rekomendasi untuk kamu

SUMEDANG – Pj Sumedang, Yudia Ramli ddampingi Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sumedang melepas sebanyak 440…

[DESK d=”KEMENAG SUMEDANG”]Kloter 60 Jamaah Haji Indonesia asal Kabupaten Sumedang rencananya akan tiba malam ini…

SUMEDANG ONLINE – Kementerian Agama Kabupaten Sumedang memperoleh informasi adanya perubahan jadwal pemulangan jamaah haji…

SUMEDANG.ONLINE – Warga Sumedang, Beni mengatakan tak sedikit warga yang masih bingung dengan perbedaan penetapan…

SUMEDANG.ONLINE, MAKKAH – Rombongan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) An-Nuur di tengah-tengah kesibukannya beribadah haji,…











