Home / PENDIDIKAN / Pilihan Redaksi

Rabu, 8 Maret 2017 - 16:57 WIB

Desa Binaan Telkom University Hasilkan Pupuk Organik



Bandung, TechnoArt – Masyarakat Desa Cangkuang Wetan, Bandung. Pada Rabu (8/3) saling bahu membahu dalam demo dan pelatihan pengolahan limbah menjadi pupuk organik. Sedikitnya 17 mahasiswa Telkom University menjadi penggerak produksi pupuk secara mandiri itu.

Desa Cangkuang Wetan merupakan desa terdekat dari kawasan pendidikan Telkom, di mana sebagian besar petaninya merupakan penanam Katapang dan Cabai. selama ini minimnya pupuk dalam proses pertanian membuat petani tidak optimal dalam memanen hasil pertanian.

Ditemui disela-sela pengoperasian alat pengolah limbah, Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Penelitian Dr. M. Yahya Arwiyah mengatakan, pihaknya secara berkelanjutan membina desa-desa di wilayah Jawa Barat untuk dapat menjadi desa mandiri, terlebih dengan potensi pertanian.

Baca Juga  Abrasi Sungai Cibodas Ancam Tiga Rumah dan Satu Masjid

“Sebetulnya ini hanya bagian dari safari bina desa, menjadi prioritas kami (Telkom University) untuk melakukan pendampingan dalam hal kemandirian masyarakat, salah satunya dengan memberikan motivasi dan juga dukungan fisik berupa mesin dan pengetahuan pengolahan limbah menjadi pupuk organik, adat dan cair yang berguna bagi kelangsungan pertanian” terangnya.

Diketahui, tidak kurang dari 15 ton sampah dalam tiap pengolahan, dapat di daurulang menjadi pupuk organik melalui komponen dan kinerja alat pengolah sampah yang diinisiasi Telkom University. Ditemui di tempat yang sama, Direktur Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Dr. Palti Sitorus menambahkan, bahwa upaya ini bagian dari kewajiban universitas untuk kebermanfaatan lingkungan.

Baca Juga  Bupati Sumedang Minta Puskesmas Layani Pasien dengan Maksimal

“Tentu selain menjadi kewajiban kami memberdayakan masyarakat, ini sekaligus ruang pembelajaran bagi mahasiswa agar keberadaan mereka dirasakan secara langsung, dalam hal ini adalah petani Cangkuang” imbuhnya.

Sebanyak 18 ribu penduduk yang mendiami lahan seluas 209.245 hektar, diketahui menghasilkan sampah sebanyak 2 ton perhari. Untuk itu, Kepala Desa Cangkuang Teddy menyatakan apresiasinya atas bantuan dan layanan Telkom University, dalam upaya pemberdayaan masyarakat di wilayah yang ia pimpin.

“Masyarakat ya senang, saya juga selama ini bingung, desa banyak sampah. begitu (ada kegiatan pemberdayaan) ini, ya baguslah, terimakasih dengan kontribusi Telkom (University) ke desa” ucapnya. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Kadisparbud: Jaga Fasilitas Alun-Alun Sumedang
Kapolres Sumedang saat memimpin Apel Gelar Pasukan Pengamanan Malam Pergantian Tahun Dari Tahun 2020 ke Tahun 2021 di Mapolres Sumedang. Kamis, 31 Desember 2020.

Halo Polisi

Tak Ada Perayaan Malam Tahun Baru 2021, Kapolres Sumedang Ajak Warga Taati Surat Edaran Bupati

Pilihan Redaksi

Miliki bangunan baru, mudahkan koordinasi di Ciptarum

FEATURE & OPINI

Hiburan Pilkada
DPC PKB Sumedang menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) Tahun 2021, Rabu 26 Mei 2021.

Pilihan Redaksi

Muskercab Pertama Tahun 2021, PKB Sumedang Target Kuasai Parlemen di Tahun 2024

Pilihan Redaksi

Jalan Cireki Kembali Ambles, Hanya Bisa Dilalui Satu Jalur

Pilihan Redaksi

Besok KPU Sumedang Gelar Debat Publik Terbuka Kedua
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (22/9/20).

Pilihan Redaksi

Emil Minta Warga Sukabumi Tetap Waspada