BISNIS  

Kepala BI Jabar resmikan pipanisasi dan urban farming

BANDUNG – Peresmian pembangunan pipanisasi dan urban farming dilakukan Wiwiek Sisto Widayat, Kepala kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat disaksikan Bupati Bandung Barat, Drs. H. Abubakar, M.Si, Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (DISTANBUNHUT) Kabupaten Bandung Barat, Unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (MUPIKA) Lembang (Camat, Kapolsek dan Danramil), Kepala Desa Cikidang, dan Kepala BP3K Kec. Lembang, Kamis (19/10/2017).

 

Pembangunan pipanisasi dan Urban Farming ini merupakan bantuan PSBI yang masing-masing diberikan kepada Gabungan kelompok Tani Lembang Agri dan Pondok Pesantren Al Fallah dan At-Taqwa. Bantuan PSBI ini merupakan salah satu bentuk komitmen Bank Indonesia dalam mendukung program kerja pengendalian inflasi melalui pembinaan/pendampingan kepada klaster binaan dan pengembangan ekonomi syariah.

 

Kepala Perwakilan BI Prov. Jabar dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan dari pemberian PSBI pembangunan pipanisasi kepada Gabungan Kelompok Tani Lembang Agri ini adalah untuk menjamin ketersediaan air untuk tanaman yang dapat dipergunakan untuk menyiram ketika kemarau, penyemprotan tanaman, maupun pemupukan cor serta dalam rangka meningkatkan produktivitas, kualitas dan kontuinitas sayuran dalam rangka peningkatan produktivitas lahan pertanian.

 

” Sedangkan tujuan pemberian PSBI Urban Farming kepada Pondok Pesantren Al-Fallah dan At-Taqwa adalah selain mendukung tugas BI dalam melaksanakan pengembangan ekonomi syariah melalui program pengembangan ekonomi pesantren, pemberian bantuan PSBI ini dilakukan untuk mendukung tugas utama Bank Indonesia dalam pengendalian inflasi melalui program Pesantren Peduli Inflasi,” kata Wiwiek.

 

Sementara itu, Bupati Bandung Barat menyampaikan apresiasinya terhadap Bank Indonesia akan kepedulian terhadap sektor pertanian di Kabupaten Bandung Barat. Beliau juga menambahkan, bahwa program pengembangan UMKM dapat dijadikan salah satu pilot project dalam pengembangan UMKM terutama sektor pertanian di Bandung Barat.

 

” Pemberian bantuan pembangunan pipanisasi dan urban farming ini diharapkan dapat bermanfaat dan semakin meningkatkan produktivitas para petani dan para santri di pondok pesantren serta lingkungan sekitar sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan pondok pesantren yang berimplikasi maksimal terhadap pengendalian inflasi khususnya ketahanan pangan di Provinsi Jawa Barat.” jelasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE OK TIDAK