Home / Pilihan Redaksi / Politik

Selasa, 11 September 2018 - 02:50 WIB

KPU Jabar Sikapi 25 Juta Data Pemilih Bermasalah



[DESK d=”BANDUNG”]KPU Jabar menyikapi 25 juta data pemilih yang diduga bermasalah pada rekapitulasi pemilih nasional yang dilakukan KPU RI beberapa waktu lalu. Upaya ke arah itu antara lain dengan mencermati data pemilih yang tersebar di setiap kabupaten/kota pada 12 dan 13 September. Kemudian pada 14 September direkap dan ditetapkan KPU Jabar. Hal itu dikemukakan Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat pada Rapat Koordinasi Pencermatan DPT pada Pemilu 2019 di Aula Setia Permana Jl. Garut Bandung, Senin (10/9).

Baca Juga  Ingin jadi Gubernur Jabar dari jalur perseorangan siapkan 2,1 juta lebih KTP

Menurut Yayat, pencermatan itu harus dilaksanakan sungguh-sungguh. “Apalagi pada saat penetapan DPT Jawa Barat tidak ada rekomendasi pencermatan ulang dari Bawaslu. Badan pengawas pemilu itu tidak menemukan hal-hal yang disinyalir atau diduga ada data bermasalah,” ujarnya.

Dikatakannya, supervisi dan pengawasan oleh Bawaslu sangat efektif. Kalaupun ada data yang dianggap bermasalah merupakan rekomendasi parpol. “Kita punya waktu dua hari membersihkan data yang disinyalir bermasalah itu,” tuturnya sambil menambahkan perlunya sinergi empat pihak untuk memelototi data, yakni KPU, Bawaslu, Parpol, dan Disdukcapil.

Baca Juga  Gerak jalan sehat pilkada serentak berhadiah sepeda motor

Sementara itu, Komisioner KPU Jabar Divisi Perencanaan dan Data Ferdhiman Bariguna menegaskan pencermatan itu akan ditindaklanjuti dengan penghapusan data ganda, memperbaiki data yang keliru, dan menambah pemilih yang Belum masuk. “Intinya adalah untuk menyajikan data yang valid,” sebutnya.

Selain dihadiri para komisioner dan pejabat struktural KPU Jabar, rapat koordinasi itu juga dihadiri Bawaslu, pimpinan parpol, calon anggota DPD, dan Kadisdukcapil Jabar, serta para komisioner dan pejabat struktural KPUD Kabupaten/Kota se-Jawa Barat. (*/Rls)

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Nasional

PT Sentul City perpanjang kerjasama dengan IPB

Pilihan Redaksi

Fatayat NU Gelar Sosialisasi Manulife

BISNIS

Buruh Elektronik Elektrik di Bekasi Tolak Omnibus Law Cipta Kerja

PENDIDIKAN

Sebanyak 1.392 Mahasiswa UNSAP Sumedang Diwisuda

Pilihan Redaksi

Dihadapan BMI Sumedang, IP yakinkan Menang di Pilkada 2018

PENDIDIKAN

38 Pelajar SMP Ikut Lomba Story Telling

Pilihan Redaksi

Oi Anarki Kiara Payung Terus Galang Bantuan untuk Dede

PENDIDIKAN

Kwaran Pramuka Sumedang Selatan Gelar Latgab