SUMEDANG – Tembok Penahan Tanah (TPT) yang mengalami longsor di Sungai Cipeles, tepat di Jembatan Cipeles Rancamulya, Jalan Terusan Sebelas April, Desa Rancamulya, Kecamatan Sumedang Utara, ternyata baru dua tahun diperbaiki. Debit air yang cukup tinggi, menyebabkan abrasi dan tanah longsor pada TPT tersebut, sebuah suzuki Jimy warna Hitam bernomor polisi F 1672 UV yang terparkir di lokasi kejadian terseret dan nyemplung ke sungai.
Kasie Perencanaan Evaluasi Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Sumedang, Harri Bagia, tak menampik jika TPT itu baru dua tahun diperbaiki. “Iya betul, sebelumnya ada renovasi karena ada pelebaran jembatan di Rancapurut ini, tahun 2016. Memang ini sudah dua tahun,”
Disinggung apakah retakan yang terjadi di sekitar jembatan tersebut akan berpengaruh pada jembatan yang juga baru di renovasi dan diperlebar menjadi 7 meter dengan anggaran saat itu mencapai Rp 9,7 miliar. Meski belum diperiksa secara detail, Harri memastikan, jembatan Cipeles Rancamulya dalam kondisi aman. “Retakan-retakan ini sebetulnya tidak membahayakan jembatan, jadi konstruksi jembatan aman. Tapi memang ada longsoran di sebelah kiri dari jembatan,” ungkapnya.
Rencananya untuk perbaikan jembatan tersebut akan dilakukan dengan side fill, sayap beton. “Itu mungkin rencana awal, mudah-mudahan di 2019 bisa dianggarkan. Jadi perbaikan menunggu dulu anggaran,” sebutnya.[fit]


















