SUMEDANG – Anggota DPRD Sumedang, Yogi Yaman Santosa berharap pemerintah Kabupaten Sumedang segera memperbaiki Tembok Penahan Tanah (TPT) yang longsor di Sungai Cipeles, tepat di samping kiri Jembatan Cipeles Rancamulya, Jalan Terusan Sebelas April, Desa Rancamulya, Kecamatan Sumedang Utara.
Menurut Yogi, lokasi tersebut sebelumnya saat pelebaran jembatan menjadi Tujuh meter, sempat dijadikan jembatan bailey, sebelum yang utama selesai direnovasi.
“Dulunya, lokasi yang longsor ini sempat dijadikan sebagai jembatan alternatif. Pada saat itu setelah selesai dibangun pondasinya tidak diperbaiki, sehingga memang terjadi longsor,” kata Yogi di lokasi kejadian.
Dia juga menyebutkan jika DPRD akan melakukan pembahasan anggaran. “Saya akan coba bahas, dan sampaikan. Barusan pihak PU maupun BPBD, sudah berkomunikasi direncanakan ini akan disusun RAB nya untuk segera diperbaiki,” ungkapnya.
Yogi Juga membenarkan jika TPT itu baru 2 tahun diperbaiki setelah dijadikan jembatan alternatif, dia khawatir jika tidak segera diperbaiki akan mengancam penyangga jembatan.
“Karena kalau tidak segera diperbaiki, jembatan yang sekarang ada, takut terkena imbas. Mudah-mudahan dari sisi anggaran bisa kita siapkan,” sebutnya.
Sebelumnya Kasie Perencanaan Evaluasi Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Sumedang, Harri Bagia, tak menampik jika TPT itu baru dua tahun diperbaiki.
“Iya betul, sebelumnya ada renovasi karena ada pelebaran jembatan di Rancapurut ini, tahun 2016. Memang ini sudah dua tahun,” sebutnya.
Meski belum diperiksa secara detail, Harri memastikan, jembatan Cipeles Rancamulya dalam kondisi aman. “Retakan-retakan ini sebetulnya tidak membahayakan jembatan, jadi konstruksi jembatan aman. Tapi memang ada longsoran di sebelah kiri dari jembatan,” ungkapnya.
Rencananya untuk perbaikan jembatan tersebut akan dilakukan dengan side fill, sayap beton. “Itu mungkin rencana awal, mudah-mudahan di 2019 bisa dianggarkan. Jadi perbaikan menunggu dulu anggaran,” sebutnya.[fit]


















