Pilihan Redaksi, SUMEDANG

[Banjir Lumpur Berulang] Sekda: Pemerintah Sudah Memberikan Teguran

Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi

SUMEDANG.ONLINE – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumedang, Herman Suryatman, mengaku pihaknya melalui dinas terkait telah memberikan teguran terhadap pengembang Perumahan Rancamulya Residence.

“Kami sudah menyampaikan teguran, melalui dinas terkait. Dari PU, Satpol PP yang bertanggungjawab terhadap penegakkan Perda. Sudah ada langkah-langkah memang sejak kejadian yang pertama itu, tapi ya belum komprehensif. Belum optimal,” ujar Herman Suryatman pada wartawan termasuk reporter SUMEDANG ONLINE usai mengikuti sebuah acara di Gedung Negara Sumedang, Rabu, 22 Januari 2020.

Berkaitan dengan kembali terulang banjir lumpur yang menyebabkan Jalan Provinsi Sumedang-Wado tergenang lumpur. Sekda menyebutkan pihaknya juga sudah memberikan arahan pada Satpol PP, PU dan DPMPTSP, terkait bagaimana permintaan dari Bupati Sumedang agar tidak lagi terjadi banjir lumpur seperti yang terjadi pada Selasa, 21 Januari 2020.

“Jadi kami akan memberikan peringatan keras, teguran keras kepada pihak developer untuk secepatnya mengambil langkah yang komprehensif tidak parsial sehingga pada saat hujan tidak lagi banjir sebagaimana yang kita lihat hari kemarin,” imbuhnya.

Baca Juga  Bahaya Juga Keseringan Tatap Layar Laptop dan Ponsel Terlalu Lama, Begini Anjuran Mencegahnya

Bahkan Bupati Sumedang telah memberikan arahan pada DPMPTSP agar hati-hati dalam memberikan izin terhadap pengembang terutama di daerah daerah yang tingkat kecuramannya menghawatirkan. “Ke depan tentu harus lebih selektif lagi bukan hanya pertimbangan normatif saja tapi juga harus subtantif,” jelasnya.

Ditanya soal lokasi yang dijadikan perumahan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH), Sekda menyebutkan terkait hal ini pihaknya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu.

Disinggung apakah izinnya akan ditinjau kembali, Sekda mengatakan tentu hal itu akan dikaji kembali bagaimana komitmen pihak developer dalam melakukan tindak lanjut untuk memastikan tidak lagi terjadi banjir lumpur. “Kita juga harus fairjuga kan, pihak masyarakat yang dirugikan, tapi pengembang juga sudah berjalan. Ini harus ada solusi yang baik gitu terutama dari pihak pengembangnya harus lebih proaktif dan komprehensif melakukan penataan. Saya kita ini masalah teknis temen-temen bisa koordinasi dengan PU,” pungkasnya. *** IWAN RAHMAT ***

Tinggalkan Balasan