Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Kamis, 12 Maret 2020 - 21:18 WIB

Distributor Telat Ngirim, Stok Masker di Jatinangor Sumedang Kosong



SUMEDANG.ONLINE, JATINANGOR (12/3/2020) – Stok masker di wilayah Jatinangor, Kabupaten Sumedang mulai kosong. Bahkan ada penjual masker yang menyebutkan kekosangan masker itu sudah terjadi hampir dua bulan karena belum dikirimnya masker dari distributor.

Menyikapi kekosongan masker itu Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sumedang dan Tim Gabungan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Kesehatan dan Kepolisian, serta Forkompimcam Jatinangor melakukan monitoring ke sejumlah lokasi penjualan masker.

“Kami melakukan pengecekan ketersediaan masker, hand schnitizer/hand wash dan Ssembako di pasar, supermarket, minimarket dan apotek. Untuk mengantisipasi isu Virus Corona (Covid-19) diwilayah Jatinangor,” ujar Kasatpol PP Kab Sumedang, Bambang Rianto, S.STP, M.Si.

Baca Juga  Cegah Sebaran Corona, Siswa SMKN 1 Sumedang Belajar di Rumah dengan Sistem Online

Hasil dari pengecekan seperti di Superindo Jatos (Jatinangor Town Square) yang diterima leader Superindo Jatos, Pratomo. Dia menyebutkan jika masker di Superindo telah kosong sejak sebulan lalu.

Hal sama pun terjadi di Apotek Watsons Jalan Ir. Soekarno, Desa Hegarmanah. Di Apotek ini masker telah dua minggu terakhir kosong. Kejadian serupa juga terjadi di Griya Jatinangor, rerata mengaku dua Minggu ini masker tak kunjung datang walaupun sudah dipesankan ke distributor. Begitupun dengan Apotek Sulaeman 2 Jalan Ir. Soekarno Desa Cibeusi Kecamatan Jatinangor masker sudah dua Bulan Kosong.

Baca Juga  [Gempa Banten] BMKG Rilis Lima Lokasi Berpotensi Tsunami

“Kami (tim) mengimbau agar toko dan apotek segera menyediakan berbagai kebutuhan seperti schnitizer, hand wash, masker, gula pasir, dan lain-lain. Karena untuk antisipasi penyebaran covid 19 di wilayah Sumedang dan ketersediaan sembako menjelang bulan ramadan,” imbuh dia.

Karena itu pihaknya akan terus melakukan monitoring, selain persedian antisipasi Covid 19. Pihaknya juga melakukan monitoring harga Sembako untuk antisipasi kelangkaan dan kesetabilan harga menjelang datangnya bulan suci Ramadan. *ACENG*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Salahsatu warga Dusun Bojong Totor Desa Sirnamulya Kecamatan Sumedang Utara mengangkut barang untuk mengungsi karena rumahnya terancam ambruk, Senin 19 Oktober 2020.

Pilihan Redaksi

7 KK di Bojong Totor Terpaksa Ngungsi, Warga: Semenjak Ada Proyek Tol Rumah Retak-retak
Kepala BNN Kab. Sumedang, Hery Sudrajat, A.Md

Pilihan Redaksi

BNN Kabupaten Sumedang Gelar Sosialisasi P4GN

Pilihan Redaksi

Titipan Hewan Kurban di DKM Masjid Agung Sumedang Turun

SUMEDANG

Bupati Sumedang Hadiri Maulid Nabi di Kelurahan Cipameungpeuk

Pilihan Redaksi

Hari ini, Pelantikan Kades di Gedung Negara

Pilihan Redaksi

Ini alasan kenapa Gotrasawala di Cirebon

Pilihan Redaksi

Doamu-Esa Menang, Koalisi Semut Merah Gelar Syukuran

Pilihan Redaksi

Empat Orang Diamankan Polisi, Saat Judi Sabung Ayam