Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Jumat, 17 April 2020 - 22:53 WIB

Mengapa Sumedang Lakukan PSBB, Ini Penjelasan Bupati

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir saat melakukan rapat koordinasi via video konferensi dengan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil bekaitan dengan pengajuan status PSBB.

BUPATI SUMEDANG H. DONY AHMAD MUNIR SAAT MELAKUKAN RAPAT KOORDINASI VIA VIDEO KONFERENSI DENGAN GUBERNUR JABAR, RIDWAN KAMIL BEKAITAN DENGAN PENGAJUAN STATUS PSBB. BUPATI SUMEDANG H. DONY AHMAD MUNIR SAAT MELAKUKAN RAPAT KOORDINASI VIA VIDEO KONFERENSI DENGAN GUBERNUR JABAR, RIDWAN KAMIL BEKAITAN DENGAN PENGAJUAN STATUS PSBB.: Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir saat melakukan rapat koordinasi via video konferensi dengan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil bekaitan dengan pengajuan status PSBB.


KABUPATEN Sumedang menjadi salahsatu kabupaten yang menjadi bagian dari Kawasan Bandung Raya yang telah ditetapkan Menteri Kesehatan untuk melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Dikutif dari laman resmi Pemkab Sumedang, pengajuan PSBB dilakukan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk kawasan Bandung Raya diantaranya Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Dan Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat.

Surat Keputusan (SK) Menteri Kesehatan RI terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) telah keluar pertanggal 17 April 2020. Bernomor HK.01.07/MENKES/259/2020 Tentang Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar di Wilayah Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) ditandatangani Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Baca Juga  Dony Minta Zakat Harus Bisa Menyelesaikan Masalah Kemiskinan

Rencananya PSBB akan mulai dilaksanakan sejak 22 April 2020 mendatang. Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir menyebutkan diberlakukannya PSBB di Kabupaten Sumedang sebagai upaya pencegahan penyebaran covid 19 secara optimal.

“Lebih baik dilakukan secara ketat dan disiplin tapi korona cepat selesai daripada longgar, tidak disiplin dan mengakibatkan banyak korban jiwa. Sumedang satu hamparan dengan Bandung. Kalau Bandung melaksanakan PSBB dan Sumedang tidak maka terjadi kebocoran. Sumedang berpotensi menjadi tempat penyebaran virus Corona,” tandas Bupati.

Baca Juga  Tega, Bayi Dibuang Ibunya Sendiri ke Paciringan

Apalagi sebutnya, di perbatasan Bandung-Sumedang merupakan kawasan industri dan berdiri pabrik-pabrik dengan jumlah karyawannya sangat banyak yang tinggal di Sumedang dan Bandung. Mobilisasi orang sangat tinggi.

Alasan lainnya, Orang dalam Pemantauan (ODP) di Sumedang sangat banyak. Hal itu lantaran banyak pemudik dari kawasan merah pulang kampung tersebar di seluruh kecamatan dan pelosok desa. *VERA/SUMEDANGKAB/FITRI*

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Ridwan Kamil Bakal Anggarkan Dana Rp 5 Miliar untuk Jatigede

BISNIS

Jokowi Beri Kebijakan Penangguhan Cicilan, Ini Kata UMKM di Sumedang

Pilihan Redaksi

Kampung Buricak Burinong Menggeliat Kembali
Yonif Raider 301/PKS menggelar kegiatan Komunikasi Sosial Komponen Masyarakat di GOR Desa Nyalindung Kecamatan Cimalaka, Jumat 13 November 2020.

SUMEDANG

Melalui Komsos, Yonif Raider 301/PKS Bangun Komunikasi dan Sinergi Bersama Masyarakat
Ratusan pamflet berisi imbauan social distanching di pasang di tiap gang dan pinggir jalan Desa Jatiroke Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Senin 13 April 2020.

SUMEDANG

Pemdes Jatiroke Sumedang Pasang Ratusan Pamflet Cegah Covid-19
Anggota DPRD Sumedang, Asep Kurnia, melakukan Reses Masa Persidangan II Tahun 2020 di Desa Sindulang Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

Pilihan Redaksi

Reses Akur di Sindulang Sumedang Cek Kesiapan Gugus Tugas Desa

Pilihan Redaksi

ZA: Ortu harus mempunyai keinginan untuk kemajuan anaknya

Nasional

AI minta maaf ke warga Sumedang