Menu

Mode Gelap

Pilihan Redaksi · 1 Des 2020 01:28 WIB ·

Lapak Dibongkar, Petani KJA Jatigede Ngaku Rugi Puluhan Juta

REPORTER: REDAKSI | EDITOR: REDAKSI

Polisi Pamong Praja Kabupaten Sumedang saat membongkar lapak Keramba Jaring Apung

ISTIMEWA BONGKAR KJA: Polisi Pamong Praja Kabupaten Sumedang saat membongkar lapak Keramba Jaring Apung

SUMEDANG.ONLINE, DARMARAJA – Dampak dari adanya penertiban Keramba Jaring Apung dan Tangkap (KJA/KJT) di Bendungan Jatigede, membuat kerugian yang diderita warga terdampak Jatigede mencapai puluhan juta rupiah.

“Saya sendiri mengalami kerugian kalau ditaksi hingga mencapai Rp55 juta,” ujar Mahmudin selaku Ketua Aliansi Masyarakat Waduk Jatigede (AMWJ).

Kerugian tersebut terdiri dari lepasnya sekitar 2 ton ikan nila dan 5 kuintal ikan mas.

Hingga hari ketiga proses pembongkaran yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja, mereka pun melihat sejumlah lapak milik para investor belum dibongkar. Sementara sejumlah lapak milik warga terdampak Jatigede, ternyata lebih dahulu dibongkar. Menurut Mahmudin kondisi ini seakan tebang pilih dan memancing emosi mereka.

Baca Juga  Penasehat Hukum AMWJ Menyayangkan Pembongkaran Lapak KJA di Saat Pandemi

“Saya rasa ini tidak adil, kolam yang dikelola oleh saya (kelompok Amanah Mandiri),sebanyak dua unit di rusak petugas padahal masih banyak kolam milik investor luar yang belum dibongkar,” imbuhnya.

Akibat adanya pembongkaran tersebut, dipastikan Mahmudin dan sejumlah rekan lainnya yang merupakan warga terdampak Jatigede harus kehilangan matapencaharian. “Setelah ini mungkin kami akan kehilangan matapencaharian lagi seperti dulu pasca penggenangan, dari pada kami kelaparan kami akan bawa anak istri kami untuk tinggal di DPRD atau pusat pemerintahan Sumedang, biar kami minta makan sama pemerintah setiap harinya,” demikian Mahmudin. ***

Facebook Comments Box
kja-jatigede-ngaku-rugi-puluhan-juta/" data-order-by="social" data-numposts="5" data-width="100%" style="display:block;">
Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Pemda Sumedang Bantu Kelompok Tani di Desa Rancakalong

11 Januari 2022 - 19:03 WIB

Kelompok Pemuda Tani Putra Mandiri dan Kelompok Wanita Tani Hanjuang Bungur Desa Rancakalong, Kecamatan Rancakalong Kabupaten Sumedang mendapat bantuan sarana produksi pertandi dari Pemerintah Kabupaten Sumedang. Sealsa, 11 Januari 2022.

Tol Cisumdawu Mulai dari Molor Waktu Hingga Diduga Penyebab Banjir

11 Januari 2022 - 12:06 WIB

PPK Fisik Tol Cisundawu Erwin Herlambang

Gubernur Jabar Prakirakan Ruas Tol Cisumdawu Seksi 1 Beroperasi pada Januari 2022

11 Januari 2022 - 11:35 WIB

Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil meninjau proyek Jalan Tol Cileunyi - Sumedang - Dawuan di Kabupaten Sumedang, pada Senin (10/01/2022).

Imbas Covid, Angka Kemiskinan di Kabupaten Sumedang Naik Tapi Pengangguran Menurun

10 Januari 2022 - 17:37 WIB

Bappppeda Kabupaten Sumedang gelar kegiatan acara Refleksi Program Pembangunan Tahun 2021 dan Resolusi Program Pembangunan Tahun 2022 serta Kinerja Award di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang Tahun 2021, bertempat di Gedung Negara Sumedang. Senin 10 Januari 2022.

Dandim 0610/Sumedang Berikan Bantuan untuk Korban Bencana Banjir Cipacing

4 Januari 2022 - 13:06 WIB

Dandim 0610/Sumedang Letkol Inf Zaenal Mustofa bersama Forkopimcam Jatinangor menyerahkan sembako pada korban bencana banjir di Dusun Cikopo RT 001 RW 003 Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Selasa, 4 Januari 2022.

GOW Sumedang Bantu Korban Bencana Banjir Cipacing

31 Desember 2021 - 23:04 WIB

Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumedang bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumedang, Hj. Susi Gantini, kunjungi lokasi Banjir di Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang-Jawa Barat. Jumat 31 Desember 2021.
Trending di SUMEDANG