Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Jumat, 8 Januari 2021 - 06:22 WIB

Sumedang Akan Terapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Mulai 11-25 Januari 2021

Rapat Koordinasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Sumedang.

SUMEDANGONLINE/HO. DISKOMINFOSANDITIK RAKOR: Rapat Koordinasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Sumedang.


IPP– Antisipasi penyebaran Covid-19, Kabupaten Sumedang akan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Bupati Sumedang, Dr H Dony Ahmad Munir menyebutkan pelaksanaan PPKM akan dimulai pada 11-25 Januari 2021.

“Intinya berkaitan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam bentuk intruksi dari Menteri Dalam Negeri tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat. Dan, melihat kondisi di Sumedang pun, beberapa bulan ini di Sumedang terus di zona orange bahkan jumlah kasus dan sebaran meningkat. Kemudian tiap hari jumlah positif rata-rata 20 orang, untuk itulah dari hasil rapat tadi, menimbang dari intruksi pusat, melihat fakta, data di lapangan. Kami tetapkan di Sumedang akan dilakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat,” ujar Dony Ahmad Munir.

Baca Juga  Politisi Santun, akankah jadi pilihan?

Ditegaskan Bupati Sumedang, hal itu sebagai upaya pemerintah untuk dapat melindungi jiwa masyarakat dan memutus mata rantai Covid-19. “Dengan pembatasan ini tentu akan difollowapi dengan Peraturan Bupati isinya hampir sama, seperti PSBB. Cuman tidak semuanya PSBB,” ungkapnya.

Dia menyotohkan adaya sekolah daring, pembatasan tempat ibadah hingga 50 persen, retoran 25 persen yang dapat beroperasi. Perkantoran akan kembali menerapkan work from home (WFH) sebanyak 75 persen.

Baca Juga  Ketua MUI Hadiri Peresmian Ponpes An-Nuur

“Sekolah kami sarankan daring, tempat belanja sampai pukul 19.00. Itu diantara pemberlakuan PPKM di Kabupaten Sumedang,” imbuhnya.

Meski demikian pihaknya masih menunggu kebijakan dari Provinsi Jawa Barat, sehingga antara kebijakan Kabupaten dan Provinsi dapat sejalan.

Pembatasan Kegiatan masyarakat pun lanjut Bupati, termasuk diantaranya pembubaran kerumunan, termasuk razia-razia protkol kesehatan akan semakin gencar dilakukan. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Ketua DPD PKS Sumedang : Jangan sungkan menegur dan memberi masukan

SUMEDANG

Pelanggan Telkomsel Sumedang Keluhkan Tidak Bisa Telpon
Keterangan Pers Mabes Polri terkait dengan penangkapan terhadap  dr Lois Owien karena diduga menyebarkan pernyataan tidak percaya dengan adanya virus Covid-19.

Nasional

Polisi Tangkap Dokter Lois, Dianggap Menyebarkan Berita Bohong yang Menimbulkan Keonaran

KABAR HAJI

Meninggalnya jemaah bukan tolok ukur sukses tidaknya penyelenggaraan ibadah haji

KESEHATAN

RSU Sumedang Peringati Hari Ginjal Sedunia

Pilihan Redaksi

Media Massa Kudu Kritis
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir

Pilihan Redaksi

Sumedang Masuk Era Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal)

DAERAH

Krisis air bersih, warga ini lakukan ritual minta air hujan di makam