Home / Nasional / Pilihan Redaksi

Jumat, 26 Februari 2021 - 23:51 WIB

Program Perbaikan Rutilahu Jabar Jadi Stimulus Pemulihan Ekonomi

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Jabar, Boy Iman Nugraha.

DISPERKIM JABAR : Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Jabar, Boy Iman Nugraha.


SUMEDANGONLINE.COM, KOTA BANDUNG — Program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) yang digulirkan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) tidak hanya bertujuan untuk menghadirkan hunian sehat, tetapi juga menstimulus pemulihan ekonomi di tengah pandemi COVID-19.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Jabar Boy Iman Nugraha mengatakan, program perbaikan rutilahu dapat menciptakan ratusan ribu lapangan kerja.

“Satu perbaikan rutilahu bisa mempekerjakan tiga sampai empat orang. Belum lagi material dan bahan baku bisa menggerakkan ekonomi,” kata Boy dalam acara “Ngolong: Ngobrol Sisi Balong” di Kantor Disperkim Jabar, Kota Bandung, Jumat (26/2/2021).

“Dalam masa pandemi ini, pesan utama Gubernur Jabar, perbaikan rutilahu harus dapat menjadi stimulus pemulihan ekonomi lokal dengan cara menggunakan tenaga kerja setempat. Termasuk bahan baku yang digunakan,” imbuhnya.

Baca Juga  Material longsor tutup jalan Sumedang-Rancakalong via Geuleuwing

Pemda Provinsi Jabar menganggarkan Rp560 miliar untuk memperbaiki 31.500 unit rutilahu sepanjang 2021 di 27 daerah. Jika satu rumah mempekerjakan tiga sampai empat orang, maka akan ada sekitar 125.000 lapangan kerja dari program perbaikan rutilahu.

Setiap keluarga penerima manfaat program rutilahu akan diberi bantuan senilai Rp17,5 juta. Bantuan tersebut untuk material bangunan Rp16,5 juta. Sisanya untuk upah tenaga kerja dan administrasi. Semua keluarga penerima manfaat program rutilahu akan menerima bantuan dalam bentuk fisik (material bahan bangunan).

Boy menyatakan, program perbaikan rutilahu merupakan komitmen Pemda Provinsi Jabar di bawah kepemimpinan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum untuk mewujudkan hunian yang sehat bagi masyarakat.

Baca Juga  Desa Binaan Telkom University Hasilkan Pupuk Organik

Multiplier effect-nya diharapkan hunian sehat dapat meningkatkan derajat kesehatan penghuninya, meningkatkan produktivitasnya, pendapatannya, ekonominya, dan kesejahteraannya,” tuturnya.

Menurut Boy, keluarga calon penerima manfaat program rutilahu merupakan hasil usulan desa/kelurahan melalui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) atau Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM).

Usulan tersebut nantinya akan diverifikasi oleh pemerintah kabupaten/kota, serta terdaftar dalam Si Rampak Sekar (Sistem Perencanaan dan Penganggaran yang Terintegrasi antara Pemda Provinsi dengan Pemda Kabupaten/Kota se-Jabar dan Pemerintah Pusat).

“Syarat CPCL (Calon Penerima, Calon Lokasi) antara lain lahan milik sendiri, kategori MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah), luas ruang yang mencukupi,” ucapnya. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Paslon Boleh Menambah APK Hingga 150 Persen
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumedang Endah Kusyaman mengatakan Dana Desa (DD) dapat digunakan untuk bantuan warga miskin baru dengan masing-masing senilai Rp600 ribu.

Pilihan Redaksi

Cover Bantuan Misbar, Dana Desa Bisa Digunakan Hingga Alokasi 30 Persen

Pilihan Redaksi

Terpeleset saat naik truk, supporter ini meregang nyawa

Pilihan Redaksi

Dana Desa Percepat Pembangunan Infrastruktur

Pilihan Redaksi

Sekda Sumedang Zaenal Alimin monitoring seleksi Panwaslucam

PENDIDIKAN

Forum Perangkat Daerah, Komisi 3 Beri Catatan Disdik Sumedang
Pemerintah mengharuskan pendidikan melakukan pembelajaran jarak jauh. Bagaimana siswa mengomentari terkait hal ini. Menurut dua dara cantik dari SMAN 1 Sumedang, Novalia Ramadhanti dan Cantika Siti, belajar di rumah dirasakan membikin mereka boring.

PENDIDIKAN

Belajar dari Rumah Menurut Siswa Dirasa Kurang Efektif, Tanggapan Wakasek Kurikulum

KABAR HAJI

Jamaah Calon Haji Kloter 60 Sumedang Segera Berangkat