Home / Halo Polisi

Selasa, 3 Agustus 2021 - 20:46 WIB

Polisi TetapkanTukang Fotokopi Tersangka Pelaku Pemalsu Surat Vaksin dan Hasil Swab

Polisi berhasil membongkar dan menangkap dua pelaku pemalsu surat vaksin dan hasil swab test Covid-19 palsu. Keduanya berprofesi sebagai pemilik dan karyawan fotokopi berinisial AI dan HH.

PMJNEWS JUMPA PERS: Polisi berhasil membongkar dan menangkap dua pelaku pemalsu surat vaksin dan hasil swab test Covid-19 palsu. Keduanya berprofesi sebagai pemilik dan karyawan fotokopi berinisial AI dan HH.


SUMEDANGONLINE, Bekasi: Polisi berhasil membongkar dan menangkap dua pelaku pemalsu surat vaksin dan hasil swab test Covid-19. Keduanya berprofesi sebagai pemilik dan karyawan fotokopi berinisial AI dan HH.

Menurut Kapolres Metro Bekasi ,Kombes Pol Hendra Gunawan, keduanya sudah ditetapkan menjadi tersangka.

“Berdasarkan informasi dari masyarakat, pelaku AI yang beralamat di Jl. Raya Industri, Pasir Gombong, Kecamatan Cikarang Utara, Bekasi, Jawa Barat, menyediakan jasa pembuatan kartu vaksin dan hasil pemeriksaan rapid antigen dan antibodi palsu,” ujar Hendra seperti diberitakan PMJNEWS. Selasa, 3 Agustus 2021.

Dikatakan Hendra, tim opsnal mendatangi tempat kerja pelaku guna klarifikasi informasi tersebut. Selanjutnya, didapatipelaku AI dan HH (karyawan) memiliki file scan dan softcopy dari kartu vaksin, dimana merupakan hasil pemeriksaan rapid antigen dan antibodi di dalam komputernya.

Baca Juga  Cegah Kerumunan, Enam Gereja di Sumedang Pasang Spanduk Dukung PPKM Darurat

Selanjutnya HH dan AI berikut barang bukti diamankan ke Polres Metro Bekasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Pelaku membuat dokumen tersebut dengan cara, men-scan dokumen asli dari pelanggan lalu disimpan untuk kemudian diedit keterangan yang ada di dalamnya menggunakan photoshop dan dijual ke orang yang memerlukannya, atau mengubah waktu pembuatan dan masa berlaku yang tertera di surat hasil pemeriksaan rapid (antigen dan antibodi).”

“Kegiatan jasa pembuatan kartu vaksin dan hasil pemeriksaan rapid antigen dan antibodi palsu tersebut dilakukan oleh saudara AI dan Sdr HH sejak bulan Juni 2021.”

Baca Juga  Kang Emil Buka Pelatihan 3.000 Relawan Covid-19 Jabar

Masih dari keterangan Hendra, tarif dari pembuatan dokumen tersebut sebesar Rp15.000- 25.000/lembar. Keuntungan yang sudah diperoleh selama ini sebesar Rp240.000.

“Pelaku bakal dijerat dengan Pasal 32 Jo pasal 48 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 35 Jo pasal 51 ayat (1) Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 263 ayat 1 KUHPidana, Pasal 268 ayat 1 KUHPidana,” tuturnya. ***

Sumber Berita: PMJNEWS

Share :

Baca Juga

Halo Polisi

Sembilan Orang Dibekuk Polres Sumedang Terkait Narkotika
Dokumen ilustrasi Surat Izin Mengemudi (SIM).

Halo Polisi

Kakorlantas Sebut Ujian Teori Bikin SIM Akan Dilakukan Secara Online
Kencaraan unit tim tracing Covid-19 Polres Sumedang.

Halo Polisi

Polres Sumedang Bentuk Tim Tracing Covid-19

Halo Polisi

Cegah Penyebaran Covid-19, Polisi Terus Edukasi Warga Agar Menerapkan Protokol Kesehatan

Halo Polisi

Polres Sumedang Bongkar Peredaran Narkotika Lewat Sosmed
Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto saat menunjukkan barang bukti narkotika diduga jenis sabu saat jumpa pers di Mapolres Sumedang. Senin, 22 Februari 2021.

Halo Polisi

Tersangka Pemilik 24 Paket Sabu Terancam Hukuman Mati
Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto melakukan peninjauan vaksinasi massal di Lapangan SMPN 4 Jatimukti, Jatinangor Sumedang. Selasa, 27 Juli 2021.

Halo Polisi

Vaksinasi Massal di Jatinangor Targetkan 5 Ribu Buruh Hari Ini Divaksin
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Halo Polisi

Polisi Akan Lacak Penyebar Informasi Hoax Terkait Aksi Demo Komunitas Ojol