SUMEDANGONLINE, Sumedang: Sebanyak 60 dari 150 peserta kejuaran Sumedang Paragliding Championship (SPC) 2021 mulai menjalani tes swab antigen di Kampung Toga, Kabupaten Sumedang. Jumat, 3 September 2021.
Tak hanya peserta dikatakan Firman Bagja Nugraha, selaku Panitia Acara para perangkat lomba pun turut serta menjalani tes swab.
“Sebagian peserta yang berasal dari luar Sumedang sudah menjalani vaksinasi di tempat asalnya, mengingat itu syarat perjalanan menuju luar kota. Namun, karena hasil swab hanya berlaku 3 hari, sehingga dilakukan swab ulang,” ungkap Firman.
Pada masa PPKM Level-3 untuk Kabupaten Sumedang ini, panitia sangat ketat dan selektif dalam penerapan protokol kesehatan. “ Tak hanya peserta dan official, para panitia pun harus menjalani swab untuk memastikan tidak terpapar Covid-19,” imbuhnya.
Ketua Harian Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Sumedang, drg. Rahmat Juliadi menyebutkan total peserta yang turut serta dalam kegiatan SPC 2021 sebanyak 200 orang. 150 diantaranya akan bertanding di Kampung Toga, Kabupaten Sumedang dan sisanya akan terbang di Bukit Gracia Skyline, Jayapura, Papua. Kegiatan dimulai pada 3-5 September 2021.
“Kami mencoba memulai agenda yang sudah dirancang cukup lama. Sebenarnya kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin. Bahkan kita sudah menggelar event secara Nasion maupun Internasional pada Tahun 2013 dan 2019 lalu,” ujar Rahmat Juliadi selaku Ketua Harian FASI Sumedang saat menggelar jumpa pers di Kantor Disbudparpora Sumedang. Kamis, 2 September 2021.
Lebih lanjut Rahmat menyebutkan lomba dilakukan secara offline dan online (hybride) dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
“Yang dimaksud offline di sini adalah setiap lokasi akan tetap mengadakab lomba secara fisik, namun dengan pembatasan jumlah peserta,” jelasnya.
Sementara kegiatan yang dilakukan secara online hanya untuk dibagian penilaian lomba yang akan dikompilasi dari dua lokasi menjadi sebuah hasil kejuaraan Sumedang Paragliding Championship (SPC) 2021. ***










