Home / SUMEDANG

Rabu, 6 Oktober 2021 - 00:30 WIB

Sumedang Jadi Pelopor Skill Development Center di Jawa Barat

Pelatihan Kegiatan Program Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja dan Produktivitas Pelatihan Pengembangan. Bertempat di Balai Pelatihan Kerja Kabupaten Sumedang. Selasa, 05 Oktober 2021.

IWAN RAHMAT/SO PELATIHAN BLK: Pelatihan Kegiatan Program Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja dan Produktivitas Pelatihan Pengembangan. Bertempat di Balai Pelatihan Kerja Kabupaten Sumedang. Selasa, 05 Oktober 2021.


SUMEDANGONLINE, Sumedang: Susanto, selaku Sub Koordinator Pemberdayaan pada Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Bandung menyebutkan dari 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat yang telah memiliki komitmen untuk Forum Skill Development Center, baru Kabupaten Sumedang.

“Untuk provinsi Jawa Barat, dari 27 Kabupaten/Kota. Baru di Kabupaten Sumedang saja jadi memang Kabupaten Sumedang kemarin yang sudah terpilih dari sisi komitmen. Jadi intinya, SDC ini bisa langsung sukses manakala komitmen pemerintah daerahnya memang ada. Kalau pemerintah daerah tidak punya komitmen, terutama Bupati selaku komandan,  mesin SDC tidak jalan,” ujar Susanto pada SUMEDANGONLINE di sela Pelatihan Kegiatan Program Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja dan Produktivitas Pelatihan Pengembangan  di Balai Pelatihan Kerja Kabupaten Sumedang. Selasa, 05 Oktober 2021.

Baca Juga  Ini Penyebab Pemadaman Listrik di Cimanintin

Dikatakan Susanto, SDC merupakan forum yang dibangun didaerah yang melibatkan beberapa stakeholder. “Kita singkat menjadi ABCD. Ada dari akademisi, ada dari pengusahanya, ada dari komunitasnya ada dari governmentnya. Tujuannya adalah dalam rangka menyiapkan SDM berbasis kearifan lokal.”

“Prinsip dasar SDC, yang pertama SDC ini dibentuk dari, oleh dan untuk daerah tentunya. Kedua sifatnya bottom up, dari bawah. Jadi semuanya kita identifikasi kemampuannya dari bawah. Prinsip yang terpenting menggunakan resouces yang sudah ada. Artinya apa? Dalam menggerakkan mesin SDC ini daerah tidak perlu melakukan investasi lagi, karena sudah menggunakan resources yang sudah ada,” imbuhnya.

Kepala UPTD Balai Pelatihan Kerja Kabupaten Sumedang Irma Dewi Agustin menyebutkan untuk tahun ini pihaknya mendapatkan empat paket pelatihan. Dua paket pelatihan ditempatkan langsung di perusahaan. Sementara dua paket pelatihan lainnya berupa wirausaha yakni untuk budidaya Jamur tiram dan ikan khias.

Baca Juga  Polisi Amankan Dua Lelaki Pembawa Sabu di SPBU Paseh

“Untuk yang penempatan alhamdulillah kita sudah bekerjasama, difasilitasi juga oleh Forum BKK Kabupaten Sumedang kami menempatkan ke perusahaan sebanyak 32 orang. Sedangkan untuk mereka yang akan berwirausaha kami fasilitasi dari hulu sampai hilir. Dimana kami fasilitasi pelatihannya, juga nanti kami akan ketemukan dengan buyyernya. Setelah nanti mereka memproduksi hasil dari pelatihan,” jelasnya.

Dikatakan dia, progam tersebut berasal dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia melalui Balai Besar Latihan Kerja Bandung. “Jadi kami binaan BBLK Bandung untuk menyelenggarakan program SDC ini,” pungkasnya. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Dony Siap Maraton Realisasikan Janji Politik
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumedang Titus Diah

SUMEDANG

DPRD Sumedang Minta Pemerintah Segera Realisasikan Tempat Relokasi Korban Longsor Cimanggung

Pilihan Redaksi

Dony Berharap Kuda Renggong Go Internasional

Pilihan Redaksi

Mulai Hari Ini Logistik Eks Pilkada Ditarik ke KPU Sumedang
Kepala UPTD Pasar Sumedang Kota, Iyep Iwan Warsito dan jajarannya memantau sejumlah harga dan kebutuhan pokok di Pasar Inpres Sumedang.

SUMEDANG

Daya Beli dan Kebutuhan Pokok di Pasar Inpres Masih Stabil

Pilihan Redaksi

Pelajar SLTA, Yu Ikuti Cerdas Cermat Kepemiluan dan Demokrasi
Wartawan SUMEDANG ONLINE, Iwan Rahmat Purnama saat melakukan rapid test oleh Petugas Kesehatan di MPP Sumedang. Selasa, 9 Juni 2020.

Pilihan Redaksi

MPP Sumedang Dibuka, Petugas Lakukan Sampling Rapid Test ke Pengunjung

Pilihan Redaksi

Banjir Lumpur Berulang, Camat: Pengembang Tak Cepat Tanggap