Sumedang Jadi Pelopor Skill Development Center di Jawa Barat

Pelatihan Kegiatan Program Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja dan Produktivitas Pelatihan Pengembangan. Bertempat di Balai Pelatihan Kerja Kabupaten Sumedang. Selasa, 05 Oktober 2021.
Pelatihan Kegiatan Program Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja dan Produktivitas Pelatihan Pengembangan. Bertempat di Balai Pelatihan Kerja Kabupaten Sumedang. Selasa, 05 Oktober 2021.

SUMEDANGONLINE, Sumedang: Susanto, selaku Sub Koordinator Pemberdayaan pada Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Bandung menyebutkan dari 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat yang telah memiliki komitmen untuk Forum Skill Development Center, baru Kabupaten Sumedang.

“Untuk provinsi Jawa Barat, dari 27 Kabupaten/Kota. Baru di Kabupaten Sumedang saja jadi memang Kabupaten Sumedang kemarin yang sudah terpilih dari sisi komitmen. Jadi intinya, SDC ini bisa langsung sukses manakala komitmen pemerintah daerahnya memang ada. Kalau pemerintah daerah tidak punya komitmen, terutama Bupati selaku komandan,  mesin SDC tidak jalan,” ujar Susanto pada SUMEDANGONLINE di sela Pelatihan Kegiatan Program Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja dan Produktivitas Pelatihan Pengembangan  di Balai Pelatihan Kerja Kabupaten Sumedang. Selasa, 05 Oktober 2021.

Baca Juga  Cegah Corona, Pemda Sumedang Lakukan Pengadaan Alat Kesehatan

Dikatakan Susanto, SDC merupakan forum yang dibangun didaerah yang melibatkan beberapa stakeholder. “Kita singkat menjadi ABCD. Ada dari akademisi, ada dari pengusahanya, ada dari komunitasnya ada dari governmentnya. Tujuannya adalah dalam rangka menyiapkan SDM berbasis kearifan lokal.”

“Prinsip dasar SDC, yang pertama SDC ini dibentuk dari, oleh dan untuk daerah tentunya. Kedua sifatnya bottom up, dari bawah. Jadi semuanya kita identifikasi kemampuannya dari bawah. Prinsip yang terpenting menggunakan resouces yang sudah ada. Artinya apa? Dalam menggerakkan mesin SDC ini daerah tidak perlu melakukan investasi lagi, karena sudah menggunakan resources yang sudah ada,” imbuhnya.

Baca Juga  Pemda Sumedang Bantu Kelompok Tani di Desa Rancakalong

Kepala UPTD Balai Pelatihan Kerja Kabupaten Sumedang Irma Dewi Agustin menyebutkan untuk tahun ini pihaknya mendapatkan empat paket pelatihan. Dua paket pelatihan ditempatkan langsung di perusahaan. Sementara dua paket pelatihan lainnya berupa wirausaha yakni untuk budidaya Jamur tiram dan ikan khias.

“Untuk yang penempatan alhamdulillah kita sudah bekerjasama, difasilitasi juga oleh Forum BKK Kabupaten Sumedang kami menempatkan ke perusahaan sebanyak 32 orang. Sedangkan untuk mereka yang akan berwirausaha kami fasilitasi dari hulu sampai hilir. Dimana kami fasilitasi pelatihannya, juga nanti kami akan ketemukan dengan buyyernya. Setelah nanti mereka memproduksi hasil dari pelatihan,” jelasnya.

Baca Juga  Tim Hukum Doamu Esa Polisikan Warganet, Ini Alasannya

Dikatakan dia, progam tersebut berasal dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia melalui Balai Besar Latihan Kerja Bandung. “Jadi kami binaan BBLK Bandung untuk menyelenggarakan program SDC ini,” pungkasnya. ***

REPORTER
: IWAN RAHMAT
EDITOR
: Redaksi
CREDIT FOTO
: Iwan Rahmat/SO
TERBIT
:

Tinggalkan Balasan