Imbas Pandemi Covid-19 Angka Kemiskinan Ekstrim di Kabupaten Sumedang Naik Jadi 10,26 Persen

Mety Supriyati selaku Kepala Bidang Pemerintahan dan Sosial pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumedang menyebutkan akibat pandemi Covid-19, angka kemiskinan di Kabupaten Sumedang meningkat dari 9,05 persen menjadi 10,26 persen.
Mety Supriyati selaku Kepala Bidang Pemerintahan dan Sosial pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumedang menyebutkan akibat pandemi Covid-19, angka kemiskinan di Kabupaten Sumedang meningkat dari 9,05 persen menjadi 10,26 persen.

SUMEDANGONLINE, BAPPPPEDA: Mety Supriyati selaku Kepala Bidang Pemerintahan dan Sosial pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumedang menyebutkan akibat pandemi Covid-19, angka kemiskinan di Kabupaten Sumedang meningkat dari 9,05 persen menjadi 10,26 persen.

“Angka kemiskinan di Kabupaten Sumedang kalau sekarang sekitar 10,26. Jadi dari 2019 kita sudah turun dari 9,76 menjadi 9,05 persen. Nah karena Covid-19, kita naik lagi menjadi 10,26 persen. Nah ini yang mungkin harus kita lakukan karena tadi juga arahan Pak Presiden ini, meski pun Covid tetap kita harus terus tetap melaksanakan bagaimana penanggulangan kemiskinan. Supaya masyarakat tidak terpuruk,” ujar Metty uusai kegiatan Rapat Koordinasi kemiskinan Ekstrim yang dipimpin Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan di ruang Tajimalela Bappppeda Sumedang.

Baca Juga  Besok, Wulan KDI Kunjungi SMPN 2 Darmaraja

Dikatakan dia, ada lima kecamatan yang hingga saat ini angka kemiskinan cukup tinggi.

“Kalau kantung-kantung yang tingginya itu ada lima kecamatan. Jatinunggal, Cimanggung, Sukasari, Wado dan Pamulihan. Ini yang kantung-kantung kemiskinannya cukup tinggi,” imbuhnya.

Sebagai tindak lanjut penanganan kemiskinan tersebut, dikatakan dia, pihaknya mengundang pihak Provinsi Jawa Barat untuk menjelaskan apa saja yang harus dilakukan dalam hal penanggulangan kemiskinan.

Baca Juga  636 Peserta Ambil Bagian dalam Pentas PAI SD Tingkat Kabupaten Sumedang

“Tadi sudah dijelaskeun berangkat dari karakteristik yang harus penuhi tindak lanjut nya nanti  akan digelar kegiatan khusus. Karena di sini, ada beberapa hal yang harus kita tindak. Yang pertama terkait dengan data. Kemudian juga terkait dengan by name by address-nya sudah betul atau tidak, sudah update atau tidak. Nah juga kemudian nanti kita harus meluruskan program program yang ada di SKPD ini harus terintegrasi di dalam penanggulangan kemiskinan ekstrim ini. Karena tidak bisa ini sendiri-sendiri. Jadi semua SKPD yang mempunyai program prioritas penanggulangan kemiskinan harus, terintegrasi,” tandasnya.

Baca Juga  Tak Hanya Sita Ratusan Botol Miras, Polres Sumedang Amankan Penjualnya

Sementara itu Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan mensyukuri bahwa hari ini pemerintah Kabupaten Sumedang bekerjasama dengan Bappeda provinsi Jawa Barat telah melaksanakan rapat koordinasi terkait kemiskinan ekstrim di Kabupaten Sumedang.

“Dan kita sudah memberikan arahan kepada semua stakeholder yang terkait masalah penanganan kemiskinan untuk segera bergerak cepat Bagaimana menanggulangi kemiskinan di Kabupaten Sumedang,” pungkas dia. ****

REPORTER
: IWAN RAHMAT
EDITOR
: Redaksi
CREDIT FOTO
: Iwan Rahmat/SO
TERBIT
:

Tinggalkan Balasan