BPJS Ketenagakerjaan Sumedang Gelar Sosialisasi Aktivasi Pasar Kerja Keras Bebas Cemas

Iwan Rahmat/SUMEDANGONLINE
BPJS Ketenagakerjaan Sumedang menggelar sosialisasi aktivasi pasar Kerja Keras Bebas Cemas di Pasar Sandang, Sumedang. Selasa, 12 Desember 2023.

SUMEDANG – BPJS Ketenagakerjaan Sumedang menggelar sosialisasi aktivasi pasar Kerja Keras Bebas Cemas di Pasar Sandang, Sumedang. Selasa, 12 Desember 2023.

Pantauan SUMEDANGONLINE, para pegawai BPJS Ketenagakerjaan Sumedang terlihat melakukan wawar dengan membawa speaker l mengelilingi kios kios di lingkungan pasar Sandang Sumedang.

Jika ada para pedagang yang mendaftar atau sekedar bertanya terkait dengan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Pegawai BPJS akan menjawabnya dan tak hanya itu mereka pun memberikan door prize berupa sembako. Sedangkan untuk para pedagang yang mendaftar dan membayar selama satu tahun, mereka diberikan souvenir berupa elektronik.

“Dalam rangka kegiatan kita ini melakukan aktivasi pasar para kerja keras bebas cemas di mana sasaran kita ini adalah para pedagang sebagai pelaku usaha di sektor informal. Nah kami melaksanakan kegiatan ini tadi ya sasaran sesuai pedagang, kemudian juga kami ingin memberikan edukasi terkait dengan manfaat atau benefit kepada para pedagang. Bahwasanya program yang dilaksanakan oleh Pemerintah ini merupakan program yang sangat bermanfaat bagi para pedagang dengan iuran hanya Rp16.800 selama satu bulan para pedagang bisa terlindungi dari resiko baik itu dari sisi kecelakaan kerja maupun kematian,” Riffi Januar selaku Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Sumedang.

Baca Juga  Libur Lebaran 2019, BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta JKN-KIS Tetap Prima

Dikatakan dia, dari sisi risiko kecelakaan kerja apabila pedagang mulai berangkat dari rumah, kemudian menuju ke pasar kemudian kembali lagi, apabila terjadi resiko yang tidak baik di Jalan Raya maupun di tempat kerja. Kemudian dari kecelakaan itu harus dirawat di rumah sakit. Dikatakan Riffi, semua biaya yang timbul akibat pengobatan medis itu akan dicover secara unlimited atau tanpa batas.

Baca Juga  Jamaah Haji Asal Sumedang, Wafat Di Makkah

“Kemudian ada juga manfaat yang kami berikan apabila misalkan para pedagang dalam kondisi aktif kepesertaannya. Kemudian harus diistirahatkan selama 3 bulan, misalkan. Maka semua penghasilan dalam 3 bulan tersebut kami akan berikan 100%, apabila misalkan akibat kecelakaan mengakibatkan cacat, cacat fisik, anatomi, cacat fungsi itu pun kami akan berikan santunan sesuai dengan nilai kecacatan yang diterima oleh si para korban,” ungkapnya.

Selain, lanjut dia, apabila peserta meninggal dunia akibat kecelakaan kerja maka ahli warisnya berhak mendapatkan 48 * 1 juta artinya dapat Rp48 juta ditambah dengan santunan beasiswa sebesar Rp174 juta dari mulai TK sampai dengan perguruan tinggi untuk maksimal 2 orang anak.

Baca Juga  Selamat, Kecamatan Pamulihan Juara Umum Forkab 1 Sumedang Tahun 2023

Sementara sebut dia, jika pekerja meninggal bukan karena ada kaitan dengan hubungan pekerjaan, semisal sakit. Maka ahli waris mendapatkan santunan sebesar Rp42 juta.

“Oleh sebab itu kami harapkan pedagang juga tidak melewatkan kesempatan yang baik ini yang mudah-mudahan dengan program yang kami lakukan untuk mengaktifkan di pasar ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para pedagang,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE OK TIDAK