Cibogo - SumedangOnline - Ruhyat Suartaparaja menyampaikan Tiga Tuntutan Rakyat (Tritura) Cibogo, dalam "Rapat Akbar" yang dihadiri ratusan warga, Minggu (15/08) sore. tiga tuntutan tersebut disampaikan menjelang akhir "rapat akbar" yang digelar di Balai Desa Cibogo Tritura Warga Cibogo berisi : pertama Bubarkan Tim Fasilitasi Relokasi dan Pemanfaatan Asset  Kedua Bubarkan BPD ketiga Kembalikan lagi Asset Desa dari BPR ke Bank Jabar kembali. Menyikapi tiga tuntutan warga, jajaran BPD yang diwakili oleh Ade Komar menyampaikan pernyataan bahwa semua anggota BPD sudah berunding dan komitmen dengan tuntutan masyarakat akan mengundurkan diri dari keanggotaan BPD “kami semua siap mengundurkan diri”, namun Ade tidak memungkiri jika keberadaan BPD mutlak di perlukan terlepas anggota berkenan atau tidak oleh masyarakat. berbeda dengan pernyataan ketua BPD, Sekretaris Desa Cibogoa Sabidin mengharapkan untuk berfikir kembali tentang pengunduran diri semua anggota BPD biar tidak terjadi stagnasi pemerintah mengingat keberadaan BPD merupakan Lembaga resmi yang di lindungi perundang-udangan. apalagi untuk menjaring kembali anggota BPD tidak gampang perlu proses dan membutuhkan waktu lama "sanggup teu masyarakat ayena milih deui BPD..?" tanya Ulis yang juga sebagai moderator kepada peserta rapat yang bergeming diam. Dari pemantauan sumedangOnline, meskipun berjalan alot dan dipenuhi interupsi tapi kondisi rapat masih tetap kondusif.**(hadi)/SUMEDANG ONLINE

TRITURA, Warga Cibogo

Cibogo – SumedangOnline – Ruhyat Suartaparaja menyampaikan Tiga Tuntutan Rakyat (Tritura) Cibogo, dalam “Rapat Akbar” yang dihadiri ratusan warga, Minggu (15/08) sore.

tiga tuntutan tersebut disampaikan menjelang akhir “rapat akbar” yang digelar di Balai Desa Cibogo

Tritura Warga Cibogo berisi : pertama Bubarkan Tim Fasilitasi Relokasi dan Pemanfaatan Asset  Kedua Bubarkan BPD ketiga Kembalikan lagi Asset Desa dari BPR ke Bank Jabar kembali.

Menyikapi tiga tuntutan warga, jajaran BPD yang diwakili oleh Ade Komar menyampaikan pernyataan bahwa semua anggota BPD sudah berunding dan komitmen dengan tuntutan masyarakat akan mengundurkan diri dari keanggotaan BPD “kami semua siap mengundurkan diri”, namun Ade tidak memungkiri jika keberadaan BPD mutlak di perlukan terlepas anggota berkenan atau tidak oleh masyarakat.

berbeda dengan pernyataan ketua BPD, Sekretaris Desa Cibogoa Sabidin mengharapkan untuk berfikir kembali tentang pengunduran diri semua anggota BPD biar tidak terjadi stagnasi pemerintah mengingat keberadaan BPD merupakan Lembaga resmi yang di lindungi perundang-udangan. apalagi untuk menjaring kembali anggota BPD tidak gampang perlu proses dan membutuhkan waktu lama “sanggup teu masyarakat ayena milih deui BPD..?” tanya Ulis yang juga sebagai moderator kepada peserta rapat yang bergeming diam.

Dari pemantauan sumedangOnline, meskipun berjalan alot dan dipenuhi interupsi tapi kondisi rapat masih tetap kondusif.**(hadi)