Home / ARSIP

Minggu, 10 Oktober 2010 - 23:29 WIB

Di Kabupaten Sumedang 2 Kec. Miliki Buper



Jika di daerah lain, untuk mengadakan acara Jambore, maka lokasinya akan berpindah – pindah, tidak demikian dengan Kecamatan Wado, sejak 1 tahun yang lalu Bumi Perkemahan (Buper) Buana Bakti Praja di Dusun Sukanyiru, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang sudah resmi diakui sebagai Bumi Perkemahan yang status tanahnya merupakan hak milik Kwaran Kecamatan Wado.

Bahkan Menurut Ketua Kwaran Wado Sudrajat S.Pd, M.G, saat ditemui SumedangOnline, disela – sela kegiatan Pembukaan Jambore Ranting (Jambran) ke 49, Sabtu (09/10), peresmian Buper Buana Bakti diresmikan langsung Bupati Sumedang Don Murdono, sekaligus dalam rangka memperingati HUT Pramuka ke-48 se-Kabupaten Sumedang, tahun lalu.

Ketua Kwaran yang sudah menjabat 3 priode ini juga mengaku di Kabupaten Sumedang, yang sudah memiliki Buper, baru ada 2 Kecamatan,semula Buper Kecamatan Wado berada di Pasir Padang, namun karena adanya pemekaran wilayah Kecamatan, dan Pasir Padang masuk wilayah administratif Kecamatan Jatinunggal, maka untuk Kecamatan Wado di Pusatkan di Bumi Perkemahan Buana Bakti Praja di Dusun Sukanyiru.

Baca Juga  BAZ Sumedang umumkan Zakat Fitrah Rp 16.000/jiwa

Di bumi perkemahan seluas 3 Ha ini lebih dari 1400 peserta Jambore, dari 31 SD/MI dan 7 SMP/MTS di Kecamatan Wado berkumpul, mulai hari Sabtu (09/10) sampai dengan Selasa Pagi (12/10) dengan berbagai kegiatan teknik kepramukaan, keterampilan, ketangkasan, seni dan olahraga, Jamran yang rutin dilaksanakan 1 tahun 1 kali ini juga sebagai ajang evaluasi dari hasil pembinaan di gugus depan.

Ketua Kwaran terpilih 2008 – 2012, menuturkan tentang perjalanan panjang perjuangan para tokoh Pramuka di Kecamatan Wado untuk berhasil mendapatkan 1 lahan representatif untuk kegiatan ke-pramukaan. Rencana pembelian tanah untuk bumi perkemahan sudah berlangsung sejak tahun 1970-an. Dari hasil iuran para tokoh yang peduli terhadap gerakan pramuka,”Tokoh-tokoh pramuka, baik dari kepala – kepala sekolah, sejak tahun 1970-an, sehingga secara priodik mereka mengumpulkan iuran, akhirnya terwujud Bumi Perkemahan di Pasir Padang (Sekarang Kec. Jatinunggal, kenangnya.

Baca Juga  Bapak Fatah 111 Tahun Orang Tertua di Sumedang

Mensiasati, kemungkinan terjadinya lahan tidur, Guru Pengajar Fisika di SMP 1 Wado ini, menuturkan bahwa pihaknya bersama dengan warga sekitar Bumi Perkemahan telah bekerjasama saling menguntungkan,warga dipersilakan untuk mengelola lahan di Bumi Perkemahan,”Banyak masyarakat ikut nyewa, daripada tanah ini kosong!”,jelasnya.

Sementara itu disinggung mengenai perhatian Pemda Sumedang terhadap Bumi Perkemahan Buana Bakti Praja, Sudrajat mengaku, dari Pemda Sumedang telah ada respon mengenai Pembenahan lahan Bumi Perkemahan, termasuk kaitannya penataan lokasi, sarana prasarana, “Dengan mengajukan permohonan/proposal, insyallah barangkali, kami akan mengajukan, sesuai dengan komitmen pemerintah, kaitannya untuk penataan lokasi termasuk sarana2 yang paling diperlukan sarana air, tempat bermain dan fasilitas umum”.

Dari Pematauan SumedangOnline, akses jalan ke Lokasi Bumi Perkemahan Cukup Baik, meskipun dibeberapa titik terdapat beberapa jalan rusak.**(igun)

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

ARSIP

Jatinunggal, Minim Penerangan Jalan Umum

ARSIP

AUDISI BINTANG SARIMI SEGERA DILAKUKAN

ARSIP

Mitos Mandi Pasca Gempa

ARSIP

Nenek 80 Tahun di Babuk Rancatan

ARSIP

Mabiran Darmaraja, Buka Jamran

ARSIP

Wado Diserang Ulat Bulu

ARSIP

Edisi 0001

ARSIP

“Bupati Marah” Kodim dan Polri Bereskan Alun – alun