Home / JATINANGOR / Pilihan Redaksi

Sabtu, 28 Mei 2016 - 22:24 WIB

Ara Minta Pemkab Sumedang Peduli Budaya



SUMEDANGONLINE – JATINANGOR: Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Maruarar Sirait mendapatkan banyak keluhan terkait minimnya perhatian Pemerintah Kabupaten Sumedang terhadap seni dan budaya yang ada di wilayahnya. Ironisnya, Sumedang telah mendeklarasikan sebagai Puseur Budaya Sunda.
Pria yang akrab disapa Bang Ara itu, menyebutkan eksistensi para seniman yang ada di Sumedang seharusnya dikembangkan. Salahsatunya dengan membangunkan fasilitas gedung kesenian untuk memberikan keleluasaan para seniman mengembangkan karyanya.
“Untuk itu dalam setipa acara-acara saya, selama tiga priode saya mewakili Sumedang, Majalengka dan Subang. Kami saya selalu menampilkan budaya-budaya Sunda, untuk kita tunjukan bahwa Sumedang sebagai Puseur Budaya Sunda. Kita punya budaya yang bagus yang jumlahnya jika dilihat tidak kalah dengan budaya-budaya yang lain di Indonesia atau bahkan Internasional,” kata Bang Ara, saat kunjungan kerja perseorangan ke Kecamatan Jatinangor, seusai pentas seni dan budaya di Kec. Jatinangor, Sabtu (28/5) malam.
Meski demikian menurut Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP) itu, perlu adanya dukungan dan perhatian serius dari pemerintah, untuk membangunkan tempat-tempat yang mampu mengakomor dan mengengembangkan kreativitas para seniman dan budayawan.
“Saya anji jika ketemu dengan pejabat di Sumedang, akan saya sampaikan bahwa ke depan harus lebih mengutamakan budaya dalam kegiatan dan APBD yang dilakukan di Sumedang, yang kita cintai ini,” tuturnya.
Menurut Maruarar, pentas seni dan budaya upaya mengukur potensinya yang juga harus rutin digelar.
“Kegiatan khusus berekspresi para seniman tersebut harus rutin digelar dan tak hanya di Jatinangor saja. Kedepan, bisa saja digelar di wilayah lain misalnya di Cimanggung,” tutur Maruarar.
Sebelumnya, Ketua DPRD Kab. Sumedang, Irwansyah Putra yang juga sempat menghadiri kegiatan tersebut mengapresiasi acara seni dan budaya yang diusung warga Jatinangor tersebut.
“Sumedang, menjadi pusat kebudayaan sunda yang juga dikenal dengan program Sumedang Puseur Budaya Sunda (SPBS),” katanya.
Sehingga, kata dia, kegiatan tersebut bernilai positif khususnya upaya mendorong potensi seniman dan budayawan asli Sumedang. (Dadan Burhan)

Baca Juga  Rumah Kontrakan Popon Ludes Terbakar
Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

DAERAH

Truk pengangkut udang terjun di Cae

Pilihan Redaksi

[Banjir Lumpur Berulang] Satu Ruangan SMAN 2 Sumedang Terancam Tergerus
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika. FOTO FAUZAN KESUMA/DISFIKPROVJABAR

PENDIDIKAN

Catat, Nomor Hotline Pengaduan PPDB 2020 di Jabar!
Ketua RT 01 RW 18, Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Wawan,

Pilihan Redaksi

Ketua RT: Harusnya Ada Klasifikasi Penerima Bantuan Terkena Dampak Corona

Pilihan Redaksi

Kualitas Beras BPNT Dinilai Makin Bagus
Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan, SE ikut memanen buah kopi, Rabu 9 Juni 2021.

Pilihan Redaksi

Produk Kopi Sumedang Kian Maju, Erwan Ikut Panen Kopi di Rancakalong

JATINANGOR

Truk Terperosok, Ruas Jatinangor Sempat Buka Tutup
Ekki riswandiya selaku Ketua Hakli Cabang Sumedang yang juga Koordinator Bidang Kesling Jabar Bergerak (Jaber) mengatakankegiatan bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-40 HAKLI, sekaligus menyupport program Satu Juta masker Program Bupati Sumedang.

KESEHATAN

Harjad ke-40, HAKLI Sumedang Bagikan Ribuan Masker ke Warga