Menu

Mode Gelap

Pilihan Redaksi · 25 Sep 2016 07:11 WIB ·

Dedi Mulyadi sentil truk melebihi tonase dan galian c

REPORTER: ADMIN | EDITOR: ADMIN

SUMEDANGONLINE: Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyarankan pada pemerintah Kabupaten Sumedang dan Provinsi Jawa Barat untuk meninjau ulang truk-truk besar yang over kapasitas yang melintas jalur Cadas Pangeran.
Ia mengaku hawatir, dengan terus menerus Jalur Tengah Lintas Nasional yang menghubungkan Bandung-Cirebon itu rusak, jika terus menerus dilintasi muatan yang berlebih, sementara pembangunan jalan tol sebagai alternatif lintasan truk-truk besar tersebut belum selesai dibangun.
“Sebelum masuk ke Cadas pangeran, segera truknya di-flat. Truk-truk yang melebihi kapasitas tidak boleh lewat, atau minimal diturunkan, sejumlah muatannya. Karena kalau (jalan) itu butut, mau kemana lagi lewat. Karena kan, tol masih lama,” kata Dedi Mulyadi pada sejumlah wartawan usai memberikan bantuan pada pengungsi di GOR Tadjimalela, Sumedang, Sabtu (24/9).
Selain itu ia juga menyentil galian C, terkait galian C yang bisa merusak lingkungan ia meminta pihak Provinsi sebagai pihak yang mengeluarkan izin dapat bertindak tegas.
“Sekarang kan seluruh izin pertambangan itu di Provinsi, ya provinsi nya ngambil sikap tegas saja, terhadap berbagai penambangan yang terjadi di seluruh daerah Jawa Barat, yang menggarap daerah-daerah perbukitan,” ungkapnya.
Termasuk sebut dia, ia juga melihat saat melintas Kabupaten Sumedang, ada bukit yang dipangkas untuk dijadikan perumahan. “Karena kalau itu dibiarkan, bisa merusak resapan air. Karena itu, pihak provinsi, kabupaten/kota untuk dapat menyeleksi perizinan secara ketat, karena dampak lingkungan lebih tinggi. Recovery bencana ini kan sangat luar biasa, banyak orang-orang yang tidak lagi punya pekerjaan, defresi. Mahal sekali (recovery pasca bencana). Lebih baik kita mencegah daripada kita melakukan recovery setiap tahun,” tandasnya.***

Facebook Comments Box
Baca Juga  Hmmm, warga Huntara Sakurjaya merasa rindu didatangi dewan. Kenapa ya?
Artikel ini telah dibaca 2 kali

Baca Lainnya

Bupati Minta ASN di Sumedang Harus Berakhlaq Mulia

6 Desember 2021 - 18:26 WIB

Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir saat melantik 624 CPNS Kabupaten Sumedang yang diambil sumpahnya untuk diangkat menjadi PNS di Lapangan Upacara IPP. Senin, 6 Desember 2021.

Bupati dan Ketum Pusat Hadiri Pelantikan Koordinator Hamida Kabupaten Sumedang

29 November 2021 - 22:05 WIB

Acara pelantikan koordinator Himpunan Alumni Miftahul Huda ( HAMIDA ) Kabupaten Sumedang masa khidmat 2021 - 2026 dilaksanakan di Gedung Negara. Sabtu 27 November 2021.

Puncak Hari Jadi, Korpri Sumedang Gelar Donor Darah

29 November 2021 - 21:52 WIB

Ketua Panitia Hari Ulang Tahun ke-50 Korp Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tingkat Kabupaten Sumedang, Dadang Sulaeman

Jadwal Pertandingan Perses Sumedang di Liga 3 Seri 1 Group A

29 November 2021 - 19:17 WIB

Jadwal Pertandingan Perses Sumedang

Letkol Inf Mohammad Syaifuddin Fanany Kini Jadi Komandan Batalyon Infantri Yonif Raider 301/PKS

26 November 2021 - 13:14 WIB

Jabatan Komandan Batalyon Infantri Raider 301/Prabu Kian Santang resmi diserahterimakan dari Letkol Inf Wahyu Alfian Arisandi ke Letkol Inf Mohammad Syaifuddin Fanany. Upacara serah terima jabatan dipimpin KASBRIG 15 Kujang/II Kodam III/Siliwangi Letkol Inf Imam Wicaksana di Lapangan Yonif Raider 301 Prabu Kian Santang Sumedang Jawa Barat. Selasa, 24 November 2021.

Imbas Pandemi Covid-19 Angka Kemiskinan Ekstrim di Kabupaten Sumedang Naik Jadi 10,26 Persen

26 November 2021 - 13:04 WIB

Mety Supriyati selaku Kepala Bidang Pemerintahan dan Sosial pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumedang menyebutkan akibat pandemi Covid-19, angka kemiskinan di Kabupaten Sumedang meningkat dari 9,05 persen menjadi 10,26 persen.
Trending di SUMEDANG