Home / SUMEDANG

Kamis, 6 Oktober 2016 - 10:59 WIB

BREAKING NEWS: Jalan Bugel Tomo Amblas, jalur alternatif padat



SUMEDANGONLINE: Imbas dari amblasnya jalur tengah lintas Nasional yang menghubungkan Bandung-Cirebon di kawasan Cireki, Desa Bugel, Kecamatan Tomo, menyebkan sejumlah jalur alternatif terpantau padat, salahsatunya di Jalan Alternatif Cipelang Ujungjaya. Kondisi jalan yang rusak di kawasan tersebut juga menyebabkan sejumlah kendaraan berjalan lambat.
Seperti diketahui jalan Bandung-Cirebon di kawasan Cireki, Desa Bugel, Kecamatan Tomo, mengalami amblas sekira pukul 05.30 WIB, pagi tadi. Hingga berita ini ditulis belum ada pernyataan resmi, penyebab pasti kenapa jalan tersebut amblas.

Polisi melakukan pengurugan pada bagian jalan yang amblas.

Polisi melakukan pengurugan pada bagian jalan yang amblas.

Kepolisian Resort Sumedang telah bergerak cepat melakukan normalisasi arus lalu lintas dengan mengurug lokasi yang amblas dengan menggunakan sirtu. “Kami melakukan penggurugan supaya bisa dilalui kendaraan,” kata Kanit Diyaksa Satlantas Polres Sumedang, Ipda Dana.
Ketua Komisi D DPRD Sumedang, Dadang Romansyah, mengharapkan para pengguna jalan yang melintas kawasan tersebut untuk tetap waspada. Pasalnya, menurut Dadang, sepanjang yang ia ketahui di sepanjang jalan tersebut memang rawan tanah amblas.
“Kalau yang saya tahu, sepanjang Jalan Tomo sampai Nyalindung memang rawan amblas, kejadian bukan hanya sekali,” kata Ketua Komisi D DPRD Sumedang, Dadang Romansyah.
Menurut dia, meski kewenangan jalan tersebut berada di Pusat, namun tetap saja akibat kejadian amblasnya jalan itu para pengguna jalan yang melintas lokasi kejadian terganggu.
“Ya, terlepas bahwa jalan tersebut merupakan kewenangan Pusat. Dengan adanya kejadian tersebut tentu sangat mengganggu jalur lalu lintas dari arah Cirebon menuju Bandung. Dan kami berharap adanya penanganan segera walaupun sifatnya sementara. Paling tidak lalin kembali lancar. Untuk kedepan secara teknis barangkali perlu dikaji kembali sehingga pengerjaan jalan menjamin tidak terjadi amblas kembali. Beberapa titik di jalur tersebut seperti kita ketahui memang merupakan daerah yang rawan amblas,” ungkapnya.
Disinggung adanya wacana yang berkembang di masyarakat, amblasnya Jalan berkaitan erat dengan pembangunan waduk Jatigede. Dengan alasan, adanya rembesan air, dan menyebabkan air jenuh di sekitar lokasi kejadian, Dadang belum bisa memprediksi ke arah itu.
“Wah kalau itu perlu diteliti lebih lanjut lagi, saya tidak bisa memastikan hal tersebut,” tuturnya. (pit)

Baca Juga  Aparatur Desa se-Kecamatan Tanjungsari Dilatih Kelola SAKIP
Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Lurah Cipameungpeuk Sumedang Ajak Warganya Hidup Bersih dan Sehat
Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang terus melakukan penanganan penyebaran Covid-19, salah satunya dengan mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sumedang.

SUMEDANG

Pemda Sumedang Gelar Vaksinasi Mobile di Desa Pasir Biru

Pilihan Redaksi

LSL Dominasi Penderita ODHA di Kabupaten Sumedang

Pilihan Redaksi

Tol Cisumdawu, Dony Ingin Berdampak Peningkatan Ekonomi Sumedang
TNI membagikan paket sembilan bahan pokok (Sembako) masuk ke gang-gang kecil yang ada di Desa Trunamanggala, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang. Sabtu, 2 Mei 2020.

SUMEDANG

#LawanCorona Masuk Gang Kecil Yonif 301/PKS Sumedang Bagikan Sembako
Tim Penggerak PKK Desa Licin, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang setiap harinya membagikan hingga 60 nasi bungkus yang diberikan pada mereka yang membutuhkan pada saat Pandemic Coronavirus Disease (Covid-19).

SUMEDANG

Disumbang Donatur Jumlah Gasibu TP PKK Desa Licin Bertambah

Pilihan Redaksi

Kapolres Sumedang: Kepadatan Arus Lalin Tidak Sampai Tomo

Pilihan Redaksi

Tak Semua Masuk Lokasi Wisata di Jatigede Mahal, Buktinya Ada yang Gratis