Home / Pilihan Redaksi / Politik

Sabtu, 30 September 2017 - 13:36 WIB

Ara larut dalam pentas seni budaya Sunda di Cimanggung

Anggota DPR MPR RI, Maruarar Sirait berjoget ria saat kunjungan kerja perseorangan di Desa Cimanggung.

ARA-JAIPONGAN: Anggota DPR MPR RI, Maruarar Sirait berjoget ria saat kunjungan kerja perseorangan di Desa Cimanggung.


SUMEDANG – Maruarar Sirait, anggota DPR MPR RI tak segan segan turut serta berjaipong dengan masyarakat Desa Cimanggung, Kecamatan Cimanggung, hari ini (30/9).

Politisi PDI Perjuangan itu tengah gencar gencarnya mendorong para seniman dan budayawan di Kabupaten Sumedang untuk memiliki ruang untuk manggung sehingga kerap kali dalam beberapa kegiatan dirinya selalu menampilkan seni dan budaya Sunda.

Apalagi sebut dia di Desa Cimanggung ada 32 kesenian daerah yang patut dikembangkan. Menurutnya, hal ini memang sangat jarang terjadi di satu wilayah banyak kesenian daerahnya. Dia makin memperlihatkan kekagumannya begitu Kepala Desa Cimanggung, Yayat Hidayat menyebutkan jika ada salahsatu kesenian yang sudah tampil di kancah Asia. ”Ini sangat luar biasa,” kata Maruarar usai Kunjungan KerjaDapil Perorangan Anggota DPR RI dengan menggelar pagelaran Seni Budaya di Lapang Sepakbola Desa Cimanggung, hari ini (30/9).

Baca Juga  Maruarar Sirait: Kirab Kebangsaan jadikan generasi unggul tangguh dan Pancasilais

Menurutnya hal itu tak akan dapat terwujud tanpa adanya sosok ketauladan dari seorang pemimpin. Dia menyontohkan Wali Kota Surabaya Tri Risma Harini dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. “Contoh di Surabaya ada wali kota bagus Ibu Risma, pasti daerahnya maju, berkembang sejahtera. Di Jawa Tengah ada Ganjar, daerahnya pasti bagus. Jadi menurut saya di Indonesia itu mudah, asal dapat pemimpin yang bersih, yang benar, yang memperjuangkan rakyat pasti daerahnya maju. Maju secara ekonomi maju secara budaya,” imbuhnya.

Baca Juga  Banyak Jalan Rusak di Sumedang Jadi Ancaman bagi Para Pengendara

Ditandaskan dia, salahsatu kunci keberhasilan suatu daerah yakni dengan adanya Revolusi Mental sesuai dengan yang diamanatkan Presiden RI Joko Widodo. “Revolusi mental itu mindset, daya juang. Bagaimana tidak menyerah dengan keadaan, nah itu kan dibutuhkan keteladanan. Bukan hanya sekedar soal jabatan, pemimpin itu adalah soal keteladanan. Tapi bisa tidak dia menjadi contoh bagi anggotanya, bagi rakyatnya, bagi warganya,” jelas pria yang kerap disapa Ara itu. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Nasional

Kapolri Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah dengan Ormas

Nasional

Eyang Bisa Lipat Gandakan Uang, Berhasil Tipu Rp 100 juta
Kepala SMPN 2 Tanjungkerta Sumedang Mulyawan Sarip Hidayat

PENDIDIKAN

Imbas Hoax Uang Bangunan Rp2 Juta, Jumlah Siswa yang Daftar ke SMPN 2 Tanjungkerta Berkurang 18 Orang

BISNIS

Senyum Terang Warga Dusun Cilulur

Nasional

Wow! Jabar Bakal Miliki Masjid Terapung

Pilihan Redaksi

Ingat 24 Juni 2018 Batas Akhir Penyerahan LPPDK Paslon Gubernur
H. Idad Istidad, Ketua PC NU Kabupaten Sumedang usai acara Sosialisasi Kebijakan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) kepada Para Ulama dan Organisasi Keagamaan, Posko Gugus Tugas Pendopo IPP sumedang. Sabtu 30 Mei 2020.

Pilihan Redaksi

NU Sumedang: Salat Jumat Diperbolehkan dengan Catatan Ikuti Protokol Kesehatan

Pilihan Redaksi

Sejumlah SD terkena banjir butuh bantuan buku