Home / FEATURE & OPINI / Pilihan Redaksi

Selasa, 24 Juli 2018 - 23:36 WIB

Langkah Maju Baznas Sumedang

Rauf Nuryama adalah Mantan Pengurus UPZ Masjid Baitul Muttaqin Bandung.

RAUP NURYAMA: Rauf Nuryama adalah Mantan Pengurus UPZ Masjid Baitul Muttaqin Bandung.


Oleh: Rauf Nuryama*

ADA 29 Pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang terdiri dari Pengurus UPZ Masjid Agung Sumedang, 26 Pengurus UPZ Masjid besar di tiap kecamatan, serta masjid besar Ciromed dan Nyalindung, di lantik setelah ditetapkan oleh Ketua Baznas Sumedang Bapak H. Drs Ali Badjrie, M.M, Selasa 24 Juli 2018.

Dalam sambutannya, Ali Badjrie menyampaikan bahwa pemasukan Baznas Sumedang setahun bisa mencapai Rp 33 Miliar. Bukan angka yang sedikit. Ini pendapatan sebelum ada UPZ yang dilantik hari ini. Bagaimana nanti pasca pelantikan? Tentu harapannya bisa lebih besar.

UPZ memiliki fungsi sebagai fundriser, pengumpul dana. Pengumpul zakat, infaq dan shoadqoh dan Wakaf (Ziswaf). Pengumpul dalam artian pengambil, bukan pasif tetapi aktif, sehingga disebut amilin. Petugas UPZ adalah Amilin. Tugasnya mengambil Ziswaf tadi dari para muzaki (sebutan bagi orang yang membayarkan zakat). Bukannya menerima dengan berdiam diri.

Jika tugas ini dijalankan, bisa dibayangkan, besok akan datang petugas ke rumah. Untuk mengambil ziswaf, dari muzaki termasuk saya. Lalu bagaimana sikap masyarakat? Terkadang bisa jadi bagi mereka yang belum sadar akan menolaknya sedangkan bagi mereka yang sadar akan menerimanya dengan lapang dada.

Orang yang datang, dengan niat Lillahi Ta Ala, untuk membersihkan harta yang kita miliki. Ingat, bahwa dalam setiap harta yang anda terima atau miliki, ada sebagiannya lagi untuk orang lain. Seberapa besar? Tidak di sebutkan. Hanya ditulis sebagian. Maka, petugas UPZ adalah petugas yang mulia, bahkan sangat mulia. Membersihkan (menyucikan) harta para muzaki, plus ibadah.

Baca Juga  Kunjungi Anak Yatim yang Ditinggal Ibunya, Doni: Siap Jadi Orangtua Asuh

Jika kita pakai matematika biasa, 29 UPZ, jika setiap hari 10 kunjungan atau dalam satu bulan bisa mengunjungi 300 orang, dan per orang tersebut sedekah (saja), rata-rata Rp 10.000 maka per hari akan terkumpul 10.000 x 29 sebesar Rp 2.900.000 atau Rp 87.000.000 per bulan. Atau setahun Rp 1.044.000.000. Ini baru dari Sedekah. Belum Zakat Mal, Infaq dan lainnya.

Jika sehari bisa dilakulan oleh 10 petugas dalam 1 kecamatan UPZ nya, maka setahun akan terlumpul Rp 10 M. Subhanallah. Apalagi jika seluruh keluarga di Sumedang.

Masih pakai mtematika sederhana. Katakan jumlah penduduk Sumedang sebagamana dalam DPT Pemilu ada 800.000 orang, anggaplah ada 400.000 KK atau setengahnya. Jika 40 persen di antaranya adalah miskin, tidak sedekah, artinya ada 60 persen x 400.000 = 240.000 keluarga per bulan membayar sedekah Rp 10.000 akan terkumpul Rp 2.400.000.000 atau 2,4 M dalam setahun Rp 28,8 M.

Baca Juga  Bupati Sumedang Ingatkan Kembali Nilai Kegotongroyongan

Jika mereka rata-rata punya penghasilan Rp 2 juta per bulan, dengan zakat penghasilan 2,5 persen sebesar Rp 50.000. Sebulan akan terkumpul Rp 12.000.000.000 atau Rp 12 Miliar. Atau setahun Rp 144 Miliar.

Dari 2 point saja, Zakat Penghasilan dan sedekah akan terkumpul Rp 172,8 M. Subhannalah. Angka yang tidak sedikit. Angka ini bisa sangat membantu pemerintah dalam membantu masyarakat miskin. Meningkatkan kesejahteraan, menyucikan harta umat. Bahkan jika ini dilakukan, janji Allah akan membuat kita tambah merinding.

“Harta yang dibelanjakan di jalan Allah, tidak akan berkurang kecuali akan bertambah”, kurang lebih demikian. Bahkan dalam matematika sedekah, 10-1 = 19. Maka pendapatan bulan berikutnya atau tahun berikutnya bisa naik 10 kali lipat atau sekitar Rp 1.728 M. In syaa allah.

Jika ini dilakukan secara konsisten, profesional, terpadu dan diberdayakan secara jujur dan transfaran, in syaa allah. Membasmi jiwa rentenir, akan bisa dengan mudah. Menuju masyarakat sejahtera, bukan hal yang susah. Mengubah akhlak masyarakat tidaklah menjadi susah. Negeri subur, makmur, sudah di depan mata. Semoga…!!!

*) Rauf Nuryama adalah Mantan Pengurus UPZ Masjid Baitul Muttaqin Bandung.

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

KESEHATAN

Dokter Muda UKI: Cegah Potensi Stunting pra Konsesi Balita Umur 2 Tahun

PENDIDIKAN

Kerjasama dengan Puskesmas, SDN Sukamanah Sosialisasi Pentingnya Gizi

Pilihan Redaksi

Wabup Sumedang Perintahkan Drainase Taman Endog Dinormalisasi
Ketua PPDB SMKN 1 Sumedang, Nono Sujana

PENDIDIKAN

Nomor KK Tak Valid Saat PPDB, Panitia SMKN 1 Sumedang Sarankan Perbaiki Data Kependudukan

OLAHRAGA

Erwan Buka Sepkabola Putri Piala Wakil Bupati Sumedang

Nasional

[LONGSOR PUNCAK] Polisi Berhasil Evakuasi 1 Orang Tertimbun Longor

Pilihan Redaksi

Ini Kata Bupati Sumedang Tentang Empat Kandidat Sekda

Pilihan Redaksi

Lantunan Suara Hafidzoh Juara Dunia Bikin Haru Para Ulama di Balai Kota DKI Jakarta