PENDIDIKAN, Pilihan Redaksi

Jeda Semester, Siswa Kelas 7 SMPN 1 Cimalaka Diajak Keliling Kota Bandung

Penulis: Redaksi | Editor: Redaksi

[DESK]Mengisi kegiatan jeda tengah semester SMP Negeri 1 Cimalaka menggelar kegiatan Pembelajaran di Luar Sekolah, Rabu (26/9/2018). Menurut Kepala SMP Negeri Cimalaka Kabupaten Sumedang, Enung Titin Agustikawati kegiatan tersebut sebagai bentuk pembelajaran bagi para siswanya.

“Kita ajak siswa-siswa kelas 7 di SMP Negeri 1 Cimalaka untuk mengadakan kegiatan pembelajaran di luar sekolah. Kegiatan ini untuk mengisi kegiatan jeda tengah semester. Para siswa kami ajak ke kota Bandung,” kata Enung pada Sumedang Online.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Mulai dari berangkat ke Bandung, mereka diajarkan dengan naik kereta api. Setelah sampai di Kota Kembang anak-anak menuju Museum Geologi, sebuah museum yang sudah menjadi bangunan bersejarah di kota Bandung, sehingga menarik minat banyak para pelajar ini.

Baca Juga  Berikan Motivasi, SMPN 1 Cimalaka Gelar Capacity Building

Museum yang dilindungi dan dirawat oleh pemerintah ini dibangun pada tanggal 16 Mei 1928 dan sempat direnovasi dengan dana bantuan dari Jepang sehingga saat ini tetap dalam kondiri baik sebagai tempat wisata yang layak dikunjungi di Bandung. Setelah renovasi, Museum Geologi Bandung dibuka kembali oleh Megawati Soekarnoputri pada tanggal 23 Agustus 2000.

Para pelajar pun melanjutkan  perjalanan ke Taman Labirin yang berada persis di Balai Kota Bandung. Taman ini memang menjadi salasatu tempat pavorit bagi para pengunjung. Taman Labirin dahulunya merupakan taman merpati yang kemudian direvitalisasi pada saat Wali Kota Bandung di jabat Ridwan Kamil. Labirin dibuat agar pengunjung tak hanya menikmati keindahan dan kesegaran taman ini, tetapi juga agar pengunjung bisa merasakan sensasi sisi berbeda dari taman ini dalam sebuah labirin.

Baca Juga  Distribusi UN Tak Ada Masalah

Puas dengan menikmati suasana taman di seputaran Balai Kota, anak-anak SMP Negeri 1 Cimalaka itu pun melanjutkan ke Taman sejarah Bandung Lautan Api. Lokasinya berada di Jalan Aceh, di bekas lahan parkir Kantor DPRD yang pindah ke Jalan Sukabumi. Taman ini pun masih satu kompleks dengan Balai Kota dan Taman Balai Kota di Jalan Wastukencana.

Di taman ini pun para siswa, bisa melihat relief-relief sejarah. Ada juga sejumlah foto-foto dalam ukuran besar diantaranya saja Bertus Coops, Atmadinata, Syamsurijal, Ukarbrata Kusuma, Enocj, Priatna Kusuma, Didi Sukardi, Hidayat Sukarmadirja, Otje Djudjunan, Utju Junaedi, Husen Wangsa Atmaja, Ateng Wahyudi, Wahyu Hamijaya, Aa Tarmana, Dada Rosada, dan si pembuat taman yang saat itu masih menjadi wali kota Bandung, Ridwan Kamil.

Baca Juga  Terus Bebenah, SMP Negeri 1 Cimalaka Jadikan Sekolah Rumah Kedua

Tak jauh dari display foto para wali kota terdapat relief yang menggambarkan dari masa ke masa Kota Bandung mulai dari era Wiranatakusumah. Wiranatakusumah adalah pendiri Bandung.

Masih di seputaran Wastu kencana, para siswa diajak untuk menikmati Taman Badak Putih, dengan air mancurnya. Cocok untuk melakukan swafoto. Bandung Planing Galery, menjadi tujuan mereka berikutnya, digedung ini para pelajar bisa menikmati sajian informasi tentang Bandung tempo doeloe, sekarang dan rencana yang akan datang.

Usai keliling di area Balai Kota Bandung, rasanya belum puas, kalau tidak keliling Kota Bandung dengan menggunakan bus khusus Bandros ( Bandung Tour On Bus). ***

Tinggalkan Balasan