SUMEDANG.ONLINE, KOTA – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang, Ayi Rusmana menegaskan pihaknya telah siap siaga dalam menghadapi berbagai bencana di musim penghujan.
”Untuk wilayah yang dianggap rawan bencana ada 136 titik yang tersebar di 26 kecamatan di kabupaten Sumedang,” kata Kepala BPBD Sumedang, Ayi Rusmana pada SUMEDANG ONLINE, usai menghadiri acara HPN di Gedung Negara Sumedang, Senin (11/2/2019).
“Kami BPBD Sumedang sudah siap baik dari alat/sarana prasarana, dan personelnya dalam mengantisipasinya. Untuk menghadapi bencana yang terjadi baik tanah longsor, angin puting beliung, pergerakan tanah dan bencana banjir kami sudah ber koordinasi dan bekerjasama dengan aparat kepolisian, TNI, serta stake holder yang terkait,” imbuhnya.
Dikatakan dia, daerah yang menjadi titik perhatian rawan bencana diantaranya tanah longsor di wilayah Cimanggung, Jatinangor, Sumedang Selatan, Sumedang Utara, Ujungjaya. Sedangkan untuk bagian timur ada di kawasan Jatinunggal, dan Wado.
“Dan daerah yang dianggap rawan bencana dan sering terjadinya longsor rata-rata daerahnya dengan kemiringan tanah mencapai 20-40 derajat,” jelasnya.
Dikatakan juga, untuk jumlah anggota yang disiagakan sebanyak 40 personel, dalam penugasannya dalam satu regu sebanyak 10-12 personel.
”Kendala yang selama ini terjadi dikarenakan lokasi yang jauh/tidak dapat dijangkau oleh kendaraan alat besar,” pungkasnya. (Suhaya Kuya)
