Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Rabu, 26 Juni 2019 - 23:17 WIB

Duta Besar RI Untuk Jepang Apresiasi Ubi Cilembu Sumedang

Bupati Sumedang sedang berbincang tentang bisnis dan investasi internasional dengan Dubes RI untuk Jepang, Konsul Jenderal RI di Osaka dan Wagub Jawa Timur di acara jamuan makan malam Indonesia Japan Business Forum. Osaka Jepang, Rabu (26/6).

IMG-20190626-WA0018: Bupati Sumedang sedang berbincang tentang bisnis dan investasi internasional dengan Dubes RI untuk Jepang, Konsul Jenderal RI di Osaka dan Wagub Jawa Timur di acara jamuan makan malam Indonesia Japan Business Forum. Osaka Jepang, Rabu (26/6).


Osaka – Duta Besar Republik Indonesia Untuk Jepang, Arifin Tasrif mengatakan bahwa pengembangan bisnis dan investasi harus terus didorong oleh Pemerintah Daerah. “Kalau daerah ingin maju harus mengundang investor. Lakukan pendekatan dan komunikasi yang intensif, serta harus ada objek potensial yang ditawarkan. Investasi mendorong penyerapan tenaga kerja dan menumbuhkan perekonomian,” ujar Arifin saat jamuan makan malam pada acara Indonesia Jepang Business Forum di Osaka Jepang. Rabu (26/6).

Disampaikan, isu strategis sekarang adalah perang dagang antara Amerika dan China. Banyak eksodus perusahaan Jepang yang investasi di China, yang banyak mendapatkan limpahannya Vietnam.
“Jangan kalah sama Vietnam. Mereka mendatangkan ratusan pengusaha ke Jepang. Dalam bisnis yang penting masuk dulu,” ucap Arifin.

Baca Juga  PIK Sumedang Naik Jadi 35 Miliar

Selanjutnya Arifin mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki banyak potensi buah-buahan tropis yang bisa menembus pasar internasiomal, tapi belum banyak diekspor ke luar negeri. “Orang Jepang paling suka Ubi Cilembu dari Sumedang, demikian juga buah Gedong Gincu. Buah kita enak tapi untuk sendiri. Kalau ingin menembus pasar luar negeri harus memenuhi standar. Standar rasa, volume dan jangan ada ulat,” tutur Arifin.

Dubes yang istrinya keturunan Pangeran Sumedang tersebut mengimbau agar antar daerah saling bersinergi dan jangan bersaing yang tidak perlu. Berikan investor berbagai kemudahan, antara lain dalam pemyediaan lahan, infrastruktur dan mendapatkan tenaga kerja yang kompetitif.

Baca Juga  Pemerintah Buka Lowongan 238 Ribu Formasi CPNS

Dikatakan bahwa kalau ingin meningkatkan kualitas produk berbagai komuditas, harus ditunjang dengan dukungan research and development (R&D) atau penelitian dan pengembangan. “Untuk komuditas pertanian, dukungan R&D nya harus 2 sampai 3 persen. Disamping itu harus fokus dan tidak bagi rata,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Duta Besar RI untuk Jepang yang telah mengapresiasi Kabupaten Sumedang dan daerah lainnya yang hadir pada ajang Indonesia Jepang Business Forum. Untuk itu, diakhir acara Bupati Dony memberikan cinderamata berupa iket Sunda dan batik Kasumedangan kepada Duta Besar RI untuk Jepang. (HUMAS/SUMEDANG)

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Air Artesis Mendadak Asin, Lurah Situ Ngaku Baru Tahu

Pilihan Redaksi

Ribuan Pelajar SMPN 1 Sumedang Gelar Salat Istisqo

KABAR HAJI

Jamaah Calon Haji Kloter 60 Sumedang Segera Berangkat

Pilihan Redaksi

Eka dan Agung Terlihat di Ikrar Pemenangan PKS

Pilihan Redaksi

Kades Rancamulya, akui ada pemotongan Rutilahu, ini alasannya

Pilihan Redaksi

Banyak Pejabat di Eselon 4 dan 2 Kosong, Ini Tanggapan Pj Bupati Sumedang

SUMEDANG

Siang Ini, Tiga Hektar Hutan Ludes Terbakar

Pilihan Redaksi

Dibeda-bedakan pihak EO, sejumlah wartawan ngadu ke Dirut BPJS Ketenagakerjaaan