Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Jumat, 31 Januari 2020 - 16:03 WIB

Wabup Bidik 2021 Sumedang Tak Ada Lagi Rutilahu



SUMEDANG.ONLINE, SUMUT (31/01/2020) – Wakil Bupati Sumedang, H. Erwan Setiawan, menargetkan tak ada lagi rumah tidak layak huni (Rutilahu) pada Tahun 2021 di Kabupaten Sumedang.

“Ya, saya targetkan. Target ya, mudah-mudahan ini dapat tercapai atas kerja keras kita semua. Di Tahun 2021 tidak ada lagi rumah tidak layak huni di Kabupaten Sumedang. Semua rumah yang ada di Kabupaten Sumedang ini rumah-rumah yang layak huni,” kata Erwan Setiawan usai menghadiri acara penyerahan bantuan sosial dari Unit Pengelolaan Dana Bergulir (UPDB) yang bekerja sama dengan Badan Kerjasama Antar Desa dan Kelurahan (BKADK) di Alun-Alun Tegal Kalong, Jumat, 31 Januari 2020.

Dia berharap dengan adanya penyaluran Dana Sosial dapat memabntu warga Sumedang yang masih dalam posisi kurang mampu.

Baca Juga  Emil Wacanakan Pindah Ibu Kota, Wabup: Usulkan Sumedang

“Semoga dengan bantuan ini dapat membantu saudara-saudara kita yang kurang mampu. Ini juga membantu program kami di Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam rangak menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Sumedang,” ujarnya.

Dia berharap kegiatan semacam itu terus dapat ditingkatkan, dan dia juga menginginkan penerima manfaat ke depannya akan semakin dapat terbantu.

“Insyaallah dengan kerja keras kita semua, seperti tadi yang saya sampaikan. Ini bukan tugas kami saja di pemerintahan Kabupaten Sumedang, bukan tugas Dinas, tapi seluruh elemen masyarakat berperan aktif dalam menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Sumedang ini. Buktinya ini, sudah kita perlihatkan di tahun lalu kita bisa menurunkan angka kemiskinan 0,71 persen. Ini, masuk lima besar penurunan angka kemiskinan di Jawa Barat,” imbuhnya.

Ketua BKAD Kecamatan Sumedang Utara, Safari Sundana mengatakan Penyaluran dana sosial ini merupakan hasil dari kerja kelembagaan BKAD yang di dalamnya ada UPDB. Hal ini menurut dia sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 37 Tahun 2016. Dimana sebut dia, dana yang diambil merupakan surplus pertahun 2019 yang nilainya 15 persen disalurkan ke Dana Sosial dan di dalamnya ada untuk masyarakat Kecamatan Sumedang Utara yang meliputi 10 Desa dan 3 Kelurahan.

Baca Juga  Bappeda Gelar Bintek Penyusunan Renstra dan Renja SKPD

“Kami di dalam tahun ini hanya baru bisa menyalurkan untuk 130 pemanpaat, dan pembagian sembako. Ini juga berkaitan dengan kerjasama dari tingkat kecamatan, baru kali ini dari tahun 2001 dipasca PNPM Mandiri Perdesaan Integrasi, baru tahun ini kami bisa melaksanakan gebyar penyaluran dana sosial yang khusus dari 15 persen tadi,” pungkasnya. **IWAN RAHMAT**

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

KABAR HAJI

Seluruh Visa Haji Dapat Kelar Sebelum 29 Juli
Para peserta pelatihan membatik yang diselenggarakan Masyarakat Adat Darmaraja bekerjasama dengan Balai Diklat Industri Jakarta Kementerian Perindustrian RI saat melakukan pendaftaran untuk dites usap antigen.

Pilihan Redaksi

50 Peserta Jalani Tes Usap Antigen Sebelum Ikut Pelatihan Membatik

Pilihan Redaksi

Eye Ditemukan Wafat di Area Bendungan Jatigede
Sejak 12 April 2020, air bendungan Jatigede masuk ke golodog rumah warga relokasi eks Desa Cibogo, Kecamatan Darmaraja di RT 07 RW 04 Kampung Kanaga, Desa Tarunajaya, Kecamatan Darmaraja.

Pilihan Redaksi

Diduga Ada Kongkalingkong Pembayaran Jatigede, Rugikan Warga Eks Cibogo Sumedang

Pilihan Redaksi

Usai Jadi Komisioner KPU Sumedang, Berlabuh ke Partai?

SUMEDANG

Mayat Mr X Gegerkan Warga Buahdua Sumedang, Warga Menduga Dibunuh
Kapolsek Tanjungmedar saat menengok bocah yatim yang ditinggal ibunya.

Pilihan Redaksi

Kapolsek Tanjungmedar beri bantuan bocah yang ditinggal ibunya

Pilihan Redaksi

Rekap 1.148 TPS, Prabowo-Sandi Unggul di Sumedang. Ini Lengkapnya