Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Sabtu, 26 Desember 2020 - 18:42 WIB

Bagi Pelanggar Tertib Prokes, Bupati Sumedang: Langsung Sanksi Berat

Penarapan sanksi pada pelanggar protokol kesehatan langsung sanksi berat.

IWAN RAHMAT/SO SANKSI BERAT: Penarapan sanksi pada pelanggar protokol kesehatan langsung sanksi berat.


SUMEDANGBupati Sumedang, Dr. H Dony Ahmad Munir menandaskan tak ada lagi sanksi ringan pada pelanggar tertib proktol kesehatan.

“Kami telah menetapkan kebijakan baru dalam bentuk penetapan atau revisi Peraturan Bupati berkaitan dengan pengenaan sanksi administratif bagi para pelanggar terttib protokol kesehatan Dimana sanksinya mnejadi langsung pada berat. Tidak lagi ringan sedang, tapi siapa yang melanggar, tidak pakai masker, tidak jaga jarak dan sebagainya langsung sanksinya sanksi berat. Itu kebijakan kami, yang telah kami tetapkan dan juga dua minggu sebelumnya sudah disosialisasikan kepada masyarakat,” ujar Bupati Sumedang saat Monitoring dan Jumpa Pers Pelaksanaan Peraturan Bupati Sumedang Nomor 128 Tahun 2020, di halaman MPP Kabupaten Sumedang. Sabtu, 26 Desember 2020.

Baca Juga  SMPN 1 Sumedang Ingin Populerkan Indonesia Raya Tiga Stanza

Adanya revisi sanski administratif pada Peraturan Bupati tersebut, dikatakan Bupati Sumedang, sebagai upaya pihaknya melindungi masyarakat Sumedang dari penyebaran Covid-19. “Yang kedua adalah, dalam rangka meningkatkan ketaatan, kepatuhan warga dan juga para pengelola, institusi, pengelola lembaga usaha, dan sebagainya. Untuk taat dan patauh pada penerapan protokol kesehatan. Yang ketiga, memberikan efek jera bagi para pelanggar protokol kesehatan,” ungkapnya.

Untuk efektifitas pelaksanaan Perbup tersebut, dan agar tiga tujuan tersebut tercapai pihaknya telah melakukan sosialisai dua minggu sebelumnya. Selain itu, pihaknya juga melakukan monitoring untuk mengintensifkan penegakkan peraturan bupati tesebut dengan cara memaksimalkan beberapa tempat yang ramai supaya dipastikan protokol kesehatannya berjalan.

“Dan melakukan razia secara khusus di Jalan seperti ini. Sehingga betul-betul para pelanggar ini bisa kita tangani,” tandasnya.

Baca Juga  Polres Sumedang Gelar Ops Yustisi, Belasan Orang Tejaring Razia di Tempat Berbeda

Bupati Sumedang pun mengingatkan jika penyebaran Covid-19 belum berakhir. Bahkan saat ini jumlah kasus dan sebarannya terus mengalami peningkatan.

“Kami ingin informasikan kepada seluruh warga, bahwa sampai dengan saat ini kita masih menghadapi penyebaran Covid-19. Intinya, sampai dengan saat ini saya ingin informasikan kepada masyarakat dan minta bantuan kepada rekan-rekan media untuk menyampaikannya pada public. Bahwa, Covid-19 belum selesai masih kita hadapi sampai saat ini. Dan juga ternyata sampai saat ini, penyebarannya semakin meningkat. Dilihat dari jumlah kasus yang semakin banyak dan jumlah sebaran perkecamatan yang semakin merata,” demikian Bupati Sumedang. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Relawan yang bertugas di posko desa se kecamtan Cimanggung dan Jatinangor mendapat bantuan alat pelindung diri (APD) dari Anggota DPRD Sumedang, Asep Kurnia. Bantuan ke 23 desa yang ada di Dapil V diterima langsung Ketua Apdesi Jatinangor dan Cimanggung.

Pilihan Redaksi

Akur Bagikan APD untuk 23 Desa di Dapil Sumedang 5

Pilihan Redaksi

Polemik Ubah Nama Alun-Alun Tegalkalong Ini Kata AMS Distrik Sumedang

Pilihan Redaksi

DPT Jabar untuk Pemilu 2019 Sebanyak 32,6 Juta

OLAHRAGA

Wapres Jusuf Kalla Minta Cabor Intensif Pantau Perkembangan Atlet
Sejumlah sajian makanan olahan peserta PKW disajikan dalam bazzar yang digelar PKBM Actual Sejahtera Kabupaten Sumedang, Selasa 27 Oktober 2020.

PENDIDIKAN

PKBM Actual Sejahtera Gelar Bazzar Hasil Karya Peserta PKW

Pilihan Redaksi

Pemilu 2019, Angka Partisipasi Pemilih di Sumedang Tembus 82,98 Persen

Pilihan Redaksi

Kunjungi Lokasi Bencana Cimanintin, Dony: Segera Relokasi Warga
Untuk menghindari agar stoom walls tidak turun lagi ke bawah (ngagorolong), puluhan warga secara berjibaku menahan alat berat tersebut dengan tambang. Sebagian diantaranya ada yang menahan ban stoom dengan balok kayu. Kejadian tersebut terjadi saat pengaspalan jalan ruas Jalan Cikondang-Kareumbi. Senin, 13 Juli 2020.

Pilihan Redaksi

Aksi Heroik Warga Sumedang Saat Perbaiki Jalan Tanjakan Tajam Menuju Kareumbi