Home / Nasional / Pilihan Redaksi

Minggu, 27 Desember 2020 - 15:20 WIB

Gubernur Ridwan Kamil Ingatkan Tiga Larangan Tahun Baru

 Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terpilih sebagai Ketua Umum Asosiasi Daerah Penghasil Migas (ADPM) Periode 2020-2025 lewat Musyawarah Nasional IV ADPM “Bangkit Migas Indonesia” di The Anvaya Beach Resort, Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Senin (21/12/2020).

HO. YOGI P/HUMAS JABAR/SO TERPILIH KETUM: Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terpilih sebagai Ketua Umum Asosiasi Daerah Penghasil Migas (ADPM) Periode 2020-2025 lewat Musyawarah Nasional IV ADPM “Bangkit Migas Indonesia” di The Anvaya Beach Resort, Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Senin (21/12/2020).


KOTA BANDUNG – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil melarang seluruh warga tidak merayakan tahun baru 2021 dengan melakukan acara–acara yang mengundang banyak orang.

Larangan ini dilakukan guna menghindari lonjakan kasus positif Covid-19 sebagai dampak libur panjang akhir tahun. Aturan yang sama juga harus dilakukan oleh bupati/wali kota terutama daerah yang memiliki banyak destinasi wisata yang berpotensi dikunjungi banyak orang.

Berdasarkan pengalaman tiga kali libur panjang sebelumnya, angka positif Covid-19 trennya meningkat. Tren meningkat pascalibur panjang membuat upaya perimbangan pemerintah antara penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi seolah sia-sia.

“Saya mengimbau kepada seluruh warga Jabar dalam menyambut tahun baru 2021 untuk tidak melaksanakan kegiatan yang bersifat keramaian dalam acara–acaranya,” ujarnya di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Ahad (27/12/2020).

Seperti diketahui pada 18 Desember 2020, Gubernur mengeluarkan Surat Edaran Nomor: 202/KPG.03.05/HUKHAM tentang Pelarangan Perayaan Tahun Baru 2021 dan Pencegahan Kerumunan Massa yang ditujukan kepada seluruh bupati/wali kota se-Provinsi Jabar.

Baca Juga  Jaga Kekompakan Antar Kepala Daerah, Ini Akan Dilakukan Gubernur Jabar

Menurut Gubernur, ada tiga hal yang perlu dihindari oleh semua stakeholders dalam kegiatan tahun baru, yakni kerumunan, keramaian, dan pergerakan orang.

Sebab dalam situasi seperti ini besar kemungkinan droplets terbang ke udara dari aktivitas bersin atau batuk, ngobrol lebih dari 15 menit, karaoke atau pidato, serta aktivitas meniup terompet.

“Kita kurangi kerumunan, kita kurangi kegiatan yang mengundang keramaian dan pergerakan orang,” sebut Ridwan Kamil.

Gubernur mengingatkan, pandemi Covid-19 masih belum selesai dan belum ada yang tahu kapan persisnya wabah akan berakhir. “Imbauan ini semata- mata karena pandemi covid belum selesai,” katanya.

Pada saat pandemi meledak Maret 2020, para pakar dunia memprediksi pendemi akan berlangsung selama tiga tahun. Namun seiring kemunculan banyak vaksin termasuk di Indonesia, harapan pandemi dapat berakhir lebih cepat.

Meski begitu cakupan vaksin setiap negara berbeda tergantung kemampuan ekonomi. Di tengah resesi seperti sekarang, kembali muncul kekhawatiran pandemi di negara – negara berkembang dan miskin dapat berlangsung lebih lama, bahkan kembali ke skenario awal.

Baca Juga  Pemeran Video Asusila Ditangkap Satreskrim Polres Sumedang

Namun, Ridwan Kamil tetap yakin pandemi di Indonesia termasuk Jabar dapat dikendalikan. Apalagi uji coba vaksin Sinovac Bio Farma tahap 3 sedang dilakukan di Kota Bandung dengan hasil menggembirakan.

Oleh karena itu, Gubernur minta setiap warga memiliki sikap optimistis dan positif menghadapi tahun 2021. “Mudah- mudahan imbauan saya ini tidak mengurangi semangat menyambut 2021 yang lebih optimistis, lebih baik, dan insyallah terbebas dari pandemi Covid-19,” katanya.

Hal yang perlu dilakukan adalah setiap warga menyusun resolusi bagaimana menghadapi pandemi di 2021, yakni lebih disiplin menjalankan protokol kesehatan memakai masker – menjaga jarak – mencuci tangan pakai sabun, serta lebih kreatif mencari peluang – peluang bisnis baru untuk bangkit secara ekonomi. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Nasional

Presiden Minta PLN Segera Perbaiki Jaringan Listrik yang Masih Padam
Sumedang Akan Gelar Festival Kopi #2

BISNIS

Sumedang Akan Gelar Festival Kopi #2
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar Noneng Komara Nengsih dalam acara Road to Indonesia Investment Day di Hotel Savoy Homann, Kota Bandung, Selasa (29/9/20).

Pilihan Redaksi

Meski Pandemi, Jabar Tetap Jadi Suaka Menarik Bagi Investor

Pilihan Redaksi

Bupati Sumedang Rampungkan 3 Putaran Pertemuan Bisnis di Osaka Jepang

Pilihan Redaksi

Jaga Kebersihan, GP Ansor Bersihkan Lapangan Gudang dari Sampah
Bupati Sumedang saat mendampingi Menteri Sosial Tri Rismaharini mengujungi bencana longsor Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang. Ahad, 11 Januari 2021 malam.

Pilihan Redaksi

Di Tengah Hujan Menteri Sosial Tri Rismaharini Kunjungi Lokasi Longsor Cimanggung
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono saat melakukan kunjungan ke lokasi bencana di Desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang

Pilihan Redaksi

Menteri PUPR Sempat Singgung Pemicu Bencana Cimanggung Bangunan Liar Tak Memiliki IMB
Menunggu adiknya yang masih balita.

Pilihan Redaksi

Netizen saja Iba dengan anak yatim yang terlantar di Sumedang, Pemda?