Home / Pilihan Redaksi / SUMEDANG

Jumat, 6 Agustus 2021 - 10:35 WIB

Bupati Sumedang Terapkan Sistem Injak Gas dan Rem dalam Penanganan Covid-19

Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir saat mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Vaksinasi Covid-19 di wilayah Jawa Bali melalui Video Conference bertempat di Gedung Negara. Rabu, 4 Agustus 2021.

ISTIMEWA RAKOR: Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir saat mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Vaksinasi Covid-19 di wilayah Jawa Bali melalui Video Conference bertempat di Gedung Negara. Rabu, 4 Agustus 2021.


SUMEDANGONLINE, Sumedang: Untuk penanganan kasus Covid-19 di Kabupaten Sumedang. Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir menyebutkan pihaknya akan menerapkan perspektif “Injak Gas dan Rem” antara kesehatan dan ekonomi sesuai porsinya masing-masing.

“Ketika kasus Covid-19 naik, kesehatan yang kita gas, dan ekonomi kita rem. Namun sebaliknya, ketika Covid-19 melandai, maka kesehatan yang direm dan ekonomi yang digas,” ujar Bupati Sumedang. Jumat, 6 Agustus 2021 dalam keterangannya.

Dikatakan dia, adanya  Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat diyakini terbukti efektif menurunkan terkonfirmasi aktif, BOR dan jumlah pasien yang meninggal, serta meningkatkan jumlah pasien sembuh.

Baca Juga  Masih Ada 700 KK OTD Jatigede Masih Bermasalah dalam Proses Pengadilan Haknya Belum Bisa Dibayar

“Catatan hari ini BOR turun dari hari sebelumnya. Semula 63,42 persen sekarang 60,60 persen Positivity Rate juga kembali turun. Pengujian sebelumnya di angka 29,33 persen dan pengujian terakhir di angka 21,27 persen,” imbuhnya.

Terkait capaian Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sumedang, dia mengaku sudah sekitar 16 persen.

“Kami akan terus gencarkan vaksinasi ini dan memaksimalkan 35 Puskesmas yang ada di Kabupaten Sumedang. Per Puskesmas 200 sasaran. Kemudian memaksimalkan mobile vaksin, tiap Rabu dan Kamis di Islamic Center ada Pos Vaksin yang dibantu oleh Urkes Polres, Kesdim, Brimob dan Yonif,” terangnya.

Baca Juga  Mau tahu ulasan siapa Presiden RI ke Depan? Ini ulasannya

Dikatakan Bupati, ia juga melakukan kerja sama dengan berbagi lembaga dalam rangka mempercepat capaian 70 persen di akhir Desember 2021.

“Ada dari perguruan tinggi, ada alumninya dan perguruan tingginya. Ada serbuan vaksin kemarin sebanyak 2500 oleh KASAL di Tadjimalela. Begitu juga di kawasan industri Kahatex yang dipantau langsung oleh Kapolri dan Panglima TNI dengan target 9000,” ujarnya.

Nanti, 16 Agustus dengan Angkatan Udara. Harapan saya vaksinasi di Sumedang 70 persen bisa tercapai.***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

OLAHRAGA

Usai Latihan Persib Gelar Tabur Bunga di TKP Wafatnya Haringga

Pilihan Redaksi

Resmi, Eka-Agung Dapat SK Dukungan dari DPP PKS

Pilihan Redaksi

SUMEDANG BERDUKA: Bupati Tinjau Lokasi dan Korban Longsor

Pilihan Redaksi

Tak Daftarkan Bacaleg, Parpolnya Masih Bisa Dipilih
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bertindak tegas dan tidak pandang bulu. Mereka berhasil memberikan teguran sekaligus meminta untuk menghentikan kegiatan yang diduga melanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan mensetop kegiatan golf dan hotel di Bandung Giri Gahana (BGG) Golf and Resort. Senin, 27 April 2020.

Pilihan Redaksi

Bandel, Satpol PP Tegas BGG Diminta Setop Kegiatan Golf dan Hotel
Jamal Hibatullah meraih emas pada Cabor Balap Sepeda Nomor pertandingan Pa - Criterium Putra.

Pilihan Redaksi

Keren, Hingga Hari Ini Jamal Sudah Koleksi 3 Emas untuk Sumedang
Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengikuti rakor Penanganan COVID-19 di Pesantren bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia melalui telekonferensi dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (30/9/20).

DAERAH

Ini Kebijakan Gugus Tugas Jabar di Dua Ponpes Terkonfirmasi Positif Covid-19

Nasional

Iwa Karniwa : Terimakasih Telah Menjadikan Jabar Kondusif