Home / SUMEDANG

Senin, 16 Agustus 2021 - 14:08 WIB

Pendukung Calon Tak Lolos Seleksi Calon Kades Geruduk Kantor Kecamatan Wado

Warga Desa Sukajadi pendukung Mulyawan yang tak lolos dalam seleksi pemilihan bakal calon kepala desa menggeruduk kantor Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang. Senin, 16 Agustus 2021.

KOSAM ERAWAN SAMPAIKAN ASPIRASI: Warga Desa Sukajadi pendukung Mulyawan yang tak lolos dalam seleksi pemilihan bakal calon kepala desa menggeruduk kantor Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang. Senin, 16 Agustus 2021.


SUMEDANGONLINE, Sumedang: Sebagian warga Desa Sukajadi pendukung Mulyawan yang tak lolos dalam seleksi pemilihan bakal calon kepala desa menggeruduk kantor Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang. Senin, 16 Agustus 2021.

Kedatangan mereka untuk mempertanyakan dasar penilaian untuk kelulusan bakal calon. “Kami datang ke Kantor Kecamatan Wado untuk menyampaikan aspirasi terkait dengan hasil seleksi bakal calon pemilihan kepala desa. Kenapa dia tidak lolos, karena di mata masyarakat dia sangat layak untuk jadi calon kepala desa,” ujar Utar perwakilan Tokoh Masyarakat Dusun Cikawung, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado pada SUMEDANGONLINE di Kantor Kecamatan Wado.

Anggota DPRD Sumedang Bagus Noorochmat, membenarkan berkait adanya aspirasi dari warga Desa Sukajadi yang disampaikan ke pihak kecamatan.

“Aspirasi kepenasaran dari masyarakat Sukajadi terhadap subjektifitas penilaian yang diberikan saat seleksi, kekecewaan yang berat karena memandang kapasitas calon yang mereka dukung dalam sisi kemampuan dalam sosial, kemampuan dalam organisasi kemampuan kepemimpinan serta aspek aspek lain di lapangan jauh melebihi dari calon calon yang lain, tapi pada kenyataannya gagal test seleksi wawancara maupun test tertulis,” ujar Bagus Noorochmat.

Bagus beropini, ada kelemahan jika pelaksanaan diserahkan ke tingkat kecamatan terutama berkaitan dengan independensi para penguji. Sehingga menimbulkan hal-hal lain yang membuat kecurigaan pihak yang tak lolos.

Baca Juga  Angka Pelanggaran di Masa PPKM Darurat Masih Tinggi Jumlah Denda Administratif Terkumpul Rp29,6 Juta

“Inilah kelemahan regulasi disaat seleksi diserahkan ke tingkat kecamatan, meskipun ini adalah seharusnya dilakukan oleh panitia desa, namun mungkin pertimbangan lain akhirnya panitia desa menyerahkan ke panitia seleksi tingkat kecamatan yang notabene nya seluruh calon sudah mengetahui. Sehingga timbulah dugaan conflik Interest dalam pelaksanaannya.”

“Berbeda saat dilakukan oleh tim independent akademisi misalnya dimana para calon tidak mengetahui secara dekat terhadap penguji  terutama didalam score hasil test wawancara yang merupakan celah penilaian yang amat subjektifitas,” imbuhnya.

Warga pun berharap seleksi untuk bakal calon kepala desa Sukajadi dapat diulang, dan diambil tim penguji dari pihak yang independent. Untuk menjaga independensi mereka menginginkan para penguji berasal dari pihak akademisi.

Sementara itu menanggapi adanya aspirasi dari warga Desa Sukajadi, Tintin Karwati selaku Sekcam Wado, membenarkan adanya sejumlah warga yang datang untuk meminta klarifikasi. “Bukan demo ya, mereka minta klarifikasi tentang ketidak lulusan dari bakal calon mereka usung. Sebenarnya tidak masalah sih karena mereka hanya minta kejelasan, apa sih yang menjadi dasar penilaian untuk kelulusan bakal calon itu. Itu yang ditanyakan,” ungkapnya.

Baca Juga  Kampung Buricak Burinong Menggeliat Kembali

Titin tidak mengetahui dengan pasti berapa banyak warga yang datang ke kantornya hanya saja sebut dia yang sempat masuk dan berbincang dengan dirinya sebanyak empat orang. “Inti pembicaraannya dasar apa yang dipakai untuk penilaian bakal calon, dan dia juga minta penjelasan bagaimana sistem penilaiannya. Kami tadi menjelaskan sistem penilaian dilakukan dengan cara melakukan tes tertulis dan wawancara oleh tiga penguji. Dari tiga penguji itu memberikan hasil nilai pada kami untuk direkap. Mereka paham sih setelah dijelaskan, bahwa penilai itu berdasar atas jawaban bakal calon kepada para pengujinya tadi. Itu benar-benar ril,” tandasnya. ***

Berikut Urutan Hasil Seleksi Berdasarkan Nilai:

  1. Peringkat 1 Sdr. Ade Mamat, Jumlah Skor 189.25
  2. Peringkat 2 Sdr. Oman Rohman, S.Pd. Jumlah Skor 186.25
  3. Peringkat 3 Sdr. Cahman, Jumlah Skor 185.75
  4. Peringkat 4 Sdr. Eman Sulaeman, Jumlah Skor 167.25
  5. Peringkat 5 Sdr. Rahmat, Jumlah Skor 164.75
  6. Peringkat 6 Sdr. Mulyawan, Jumlah Skor 123.2
  7. Peringkat 7 Sdr. Sodikin, Jumlah Skor 72.5
Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

SUMEDANG

Bappeda Gelar Bintek Penyusunan Renstra dan Renja SKPD

Pilihan Redaksi

Penyaluran Makanan Nutrisi KPM, APDESI Minta Bumdes Dilibatkan

SUMEDANG

Ajak Metropolitan Rebana Bisnis Indonesia, Bupati: Akan Tahu Potensi Investasi di Sumedang

Pilihan Redaksi

Bantuan Tahap II Mulai Dicairkan, 200 KK di Jatihurip Masih Tunggu Bantuan Tahap I

Pilihan Redaksi

Polres Sumedang bongkar praktik penarikan uang secara goib

Pilihan Redaksi

Terlanjur Mudik, Warga Sukajadi Sumedang Diminta Wajib Lapor
Prosesi Pelantikan PC IPNU-IPPNU Kabupaten Sumedang di Pondok Pesantren Al-Falahiyyah Cikoneng Ganeas Sumedang, Ahad 27 September 2020.

SUMEDANG

PC IPNU-IPPNU Kabupaten Sumedang Resmi Dilantik

Pilihan Redaksi

Siang ini, Kebakaran hebat hanguskan rumah Dadang