SUMEDANG

Bidik Peningkatan PAD, Sumedang Integrasikan Sistem Aplikasi Pajak dengan QRIS

Penulis: IWAN RAHMAT | Editor: Fitriyani Gunawan
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir pada kegiatan Penyampaian SPPT Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) Tahun 2022 kepada Wajib Pajak/Badan Usaha/Desa/Kelurahan di Pendopo Setda Kabupaten Sumedang. Senin, (21/3/2022).
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir pada kegiatan Penyampaian SPPT Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) Tahun 2022 kepada Wajib Pajak/Badan Usaha/Desa/Kelurahan di Pendopo Setda Kabupaten Sumedang. Senin, (21/3/2022). | FOTO: Iwan Rahmat / SO

SUMEDANG ONLINE – Untuk percepatan dan perluasan digitalisasi daerah, Pemerintah Kabupaten Sumedang mengintegrasikan sistem aplikasi pajak dengan Quick Response Indonesia Standard (QRIS).

Menurut Bupati Sumedang, H Dony Ahmad Munir, dengan pembayaran melalui QRIS diharapkan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan memberikan kemudahan digitalisasi pelayanan dan transaksi pemerintah daerah.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Sebut Bupati Sumedang QRIS sebagai sistem pembayaran untuk setiap jenis transaksi salah satunya adalah pajak daerah, maka pendapatan daerah akan lebih cepat lagi masuk dalam sistem penerimana pendapatan daerah.

Baca Juga  Puluhan Pelukis Sumedang Meriahkan SOCA di Tahura Palasari

“Layanan pajak daerah seperti pajak PBB-P2, BPHTB dan pajak daerah lainnya yang telah memiliki sistem layanan sendiri diantaranya sistem aplikasi pajak daerah online, sistem BPHTB online, dan sistem pengelolaan pajak daerah terpadu dapat diintegrasikan dengan sistem pembayaran QRIS,” ujar Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir pada kegiatan Penyampaian SPPT Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) Tahun 2022 kepada Wajib Pajak/Badan Usaha/Desa/Kelurahan di Pendopo Setda Kabupaten Sumedang. Senin, (21/3/2022).

Baca Juga  Dihadapan Wartawan Sumedang, Bupati: Saran-Kritik Jadi Energi untuk Perbaikan

QRIS merupakan aplikasi berbasis sistem android untuk memfasilitasi dan mempermudah pembayaran di seluruh aplikasi pembayaran baik bank maupun non bank.

Pada sistem aplikasi layanan pajak daerah tersebut wajib pajak tidak hanya dapat melaporkan tetapi dapat membayar pungutan pajak tanpa ribet.

“Cukup scan QRIS dan dapat dibayarkan dengan e-wallet yang dimiliki. Jika sebelumnya wajib pajak dapat membayar dengan mendatangi bank sekarang lebih dimudahkan dengan adanya metode pembayaran Interactive QRIS dalam 1x transaksi, dan tadi saya sudah mencoba membayar lewat BJb Sumedang melalui sitem Qris dan itu sangat mudah sekali,” kata bupati.

Baca Juga  Perpanjangan tanggap darurat tergantung besok

Bupati juga menjelaskan, saat ini PBB yang diraih Kabupaten Sumedang masih besar 97 persen, maka dengan adanya pembayaran melalui Qris layanan bisa lebih cepat dan mudah. ***

Tinggalkan Balasan