Kartu Nusuk Dibagikan, Jemaah Haji Lebih Tenang Beribadah di Masjidil Haram

“Alhamdulillah sejak kemarin kekurangan kartu Nusuk semakin hari semakin kecil. Distribusinya kini sudah mencapai 97 persen.” - Hilman Latief -

Dirjen PHU Hilman Latief bersama jemaah haji yang telah menerima nusuk.
M Rusydi Sani/MCH 2025/SUMEDANGONLINE
Dirjen PHU Hilman Latief bersama jemaah haji yang telah menerima nusuk.

Makkah – Minggu, 25 Mei 2025 – Senyum sumringah menghiasi wajah para jemaah haji Indonesia saat menerima kartu Nusuk yang memungkinkan mereka beribadah dengan lebih tenang dan aman di Masjidil Haram. Salah satunya adalah Heni Lismarawati, jemaah asal Kabupaten Pemalang dari kloter 18 Embarkasi Solo (SOC 18).

“Dengan kartu Nusuk ini saya dapat menjalani ibadah haji dengan tenang, aman dan nyaman. Saya dapat leluasa beribadah di Masjidil Haram, tanpa khawatir oleh pemeriksaan petugas Saudi yang ketat,” ujarnya bahagia.

Kegembiraan yang sama dirasakan oleh Bagus Purwoko (56), yang mengaku sudah lama menantikan momen ini.

“Senang banget, ini yang sudah lama saya tunggu-tunggu. Buat pergi ke Masjidil Haram. Kita tidak perlu cemas karena sudah punya kartu Nusuk,” ujarnya.


Dirjen Hilman Latief: Jaga Baik-Baik Kartu Nusuk

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU), Hilman Latief, yang secara langsung menyerahkan kartu tersebut di Hotel 502, Wilayah Raudhah, Makkah, tampak puas melihat kebahagiaan jemaah.

“Ini dijaga ya Bapak Ibu biar tidak hilang,” pesan Hilman kepada para jemaah.

Ia menjelaskan bahwa Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi terus melakukan koordinasi intensif dengan pihak Syarikah dan otoritas Arab Saudi untuk mempercepat proses penerbitan dan distribusi kartu Nusuk.


Kartu Penting untuk Kelancaran Ibadah

Kartu Nusuk menjadi salah satu dokumen penting selama pelaksanaan haji 2025. Fungsinya tidak hanya sebagai tanda identitas jemaah, tetapi juga menjadi syarat utama untuk masuk dan beribadah di kawasan Masjidil Haram, terutama saat pengamanan dan pengawasan dari otoritas Saudi semakin diperketat.

“Kartu Nusuk ini tentu akan membuat jemaah lebih tenang beribadah, terutama di Masjidil Haram,” jelas Hilman.

Ia menambahkan bahwa progres distribusi kartu Nusuk menunjukkan peningkatan signifikan.

“Alhamdulillah sejak kemarin kekurangan kartu Nusuk semakin hari semakin kecil. Distribusinya kini sudah mencapai 97 persen,” terangnya.


Segera Lapor Jika Belum Terima

Bagi jemaah yang belum menerima kartu Nusuk, Hilman mengimbau agar segera melapor ke sektor, kantor Daerah Kerja (Daker), kantor sektor, atau melalui layanan WhatsApp yang telah disediakan.

“Laporan tersebut akan segera ditindaklanjuti,” ujarnya menegaskan.


Dalam kegiatan pembagian kartu Nusuk ini, Dirjen PHU Hilman Latief turut didampingi oleh sejumlah pejabat, antara lain Direktur Bina Haji Musta’in Ahmad, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Ahmad Fauzin, Kepala Daker Makkah PPIH Arab Saudi Ali Machzumi, dan Ketua Sektor 5 Fitriyanto.

Dengan hampir seluruh jemaah telah menerima kartu Nusuk, diharapkan pelaksanaan ibadah haji 2025 akan berlangsung lebih tertib, aman, dan penuh kekhusyukan. ***

Disclaimer: Iklan atau Konten dalam kotak ini bukan dibuat oleh Redaksi, tetapi pihak ke-tiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ingin menerima update terbaru dari SUMEDANGONLINE Terima Tidak