SUMEDANG – Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumedang, Nandang Suparman, secara resmi membuka kegiatan Seni Lukis Sumedang yang digelar di Halaman Kantor Disparbudpora, Minggu, 6 Juli 2025.
Dalam sambutannya, Nandang menekankan pentingnya melukis sebagai salah satu kekayaan budaya yang tidak tergantikan oleh kemajuan teknologi.
“Ini merupakan aset terbesar bagi adik-adik yang senang melukis. Melukis itu bukan digitalisasi. Jika teknologi digital tidak lagi ada, maka seni lukis akan menjadi alternatif yang bertahan,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mendorong agar kegiatan seni lukis ini tidak hanya berhenti sebagai kegiatan mandiri, namun bisa terintegrasi dengan berbagai event besar di Sumedang.
“Tolong diintegrasikan dengan kegiatan-kegiatan besar agar pesertanya makin banyak dan gaungnya lebih luas diketahui masyarakat,” ujar Nandang.
Menurutnya, Seni Lukis Sumedang memiliki potensi besar melahirkan maestro-maestro baru seperti Apandi atau Raden Saleh yang bisa mengharumkan nama Sumedang di tingkat nasional bahkan internasional.
“Melukis adalah kekayaan yang tidak bisa diukur dengan uang. Suatu hari Sumedang bisa dikenal karena lahirnya maestro seni lukis baru dari daerah ini,” tambahnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian dan pengembangan budaya lokal, khususnya seni rupa, di tengah derasnya arus digitalisasi.***










