Home / ARSIP

Rabu, 26 Mei 2010 - 16:11 WIB

55 Rumah dan Kantor Kepala Desa Hancur di Desa Cinangsi



Tawakal : Seorang warga hanya bisa tawakal melihat puing-puing rumahnya

SumedangOnline. Duka terus menyelimuti warga Cinangsi, relokasi yang mereka nanti sampai hari ini belum terrealisasi. Sampai berita ini disusun menurut Dedi Turjana Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Sumedang, yang sudah bermarkas di Desa Cinangsi sejak Februari 2010, menyebutkan, 55 rumah dan Kantor Kepala Desa dilaporkan Hancur, 135 rumah lainnya rusak berat, belum lagi insfratuktur jalan, di Desa tersebut juga turut hancur.

Baca Juga  Warga Ramaikan Dengan Pawai Lampion

Jalan menuju lokasi sudah amblas hampir 1 meter lebih, bangunan SD Pabuaran pun sudah amblas, bahkan dibagian belakang SD Pabuaran, kondisinya bak sebuah Danau Baru.

Sementara itu masih di wilayah Desa Cinangsi, Kecamatan Cisitu, Tanjakan Eba, yang menghubungkan Wado – Sumedang sudah amblas, Dinas Binamarga Provinsi Jawa Barat, sudah mengantisipasi agar lalulintas tetap dapat melewati kawasan tersebut meskipun harus buka tutup dengan membuat bronjong, di badan jalan yang amblas.

Baca Juga  Pengrajin Kawung Luwuk di Bina Yayasan Saung Kadeudeuh

Untuk membantu kelancaran lalulintas beberapa pemuda di wilayah tersebut membantu arus lalulintas, mereka tidak lelah setiap hari menjaga lokasi tersebut dengan cara bergantian.

Menurut Yudi, perhatian Camat dan Muspika Cisitu sampai saat ini sangat baik terbukti dengan hampir setiap hari mereka melihat kondisi perkembangan amblasnya jalan eba tersebut.**(SO1)

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

ARSIP

Pimpinan DPRD akhirnya kembalikan 4 Sapi Qurban

ARSIP

Bapak Fatah 111 Tahun Orang Tertua di Sumedang

ARSIP

AUDISI BINTANG SARIMI SEGERA DILAKUKAN

ARSIP

Aliansi Tadjimalela, Revolusi Kebudayaan Sumedang

ARSIP

Aniaya Penumpang, Pejabat Dishub Sumedang belum Ditahan

ARSIP

Rencana Pindah Kantor Bupati dan Setda Diundur

ARSIP

Hati-Hati melintasi Cadas Pangeran

ARSIP

JATIGEDE, HARGA MATI