Home / ARSIP

Kamis, 3 Juni 2010 - 14:18 WIB

BAR ALA HOTEL PURI MUTIARA



Mendengar kata Bar, kita akan membayangkan dimana berbagai minuman bermerk dijajakan, tentu dengan harga yang bukan untuk dijangkau oleh kalangan masyarakat bawah.  Tetapi ini gagasan Asep Sutaji sang pengelola Hotel Mutiara, dirinya sedang mempersiapkan Bar Ala Hotel Puri Mutiara.  Seperti apakah Bar tersebut?

“Kita akan menyediakan minuman khas Sunda, seperti Bajigur, Bandrek, Kopi dengan Gula Merah, dan makanannya pun khas orang Sunda khususnya makanan khas Sumedang seperti Hui atau Boled Cilembu, Gegetuk, dan masih banyak makanan khas orang sunda yang layak dijajakan di Bar ini”. Asep yakin konsep ini akan disukai pengunjung hotel, “Pengunjung hotel Puri Mutiara kebanyakan orang kota, mereka dari Jakarta sudah tidak aneh kalau harus disuguhi makanan kota.  Justru mereka ingin menikmati suasana dan kuriner yang bernuansa tradisional, yang sulit mereka dapat dalam keseharian di kota besar”.  Katanya sambil berharap cara ini ampuh untuk membuat pengunjungnya ingin kembali lagi ke Sumedang, menginap di hotelnya dan membawa banyak teman temannya.

Baca Juga  Purbalenyi, mulai dipadati pemudik

Tak sebatas disitu, konsepnya mengembangkan hotel bernuasa budaya ingin diwujudkan dimana di ruang loby saat ini sudah terpangpang banyak lukisan asli produk pelukis Sumedang, “mereka adalah pelukis yang ahli dan terbiasa dengan menjual produknya di Bali, dan ini belum dimanfaatkan oleh daerah Sumedang sendiri, padahal dalam lelang Jumat Malam di Pentas Peduli Sumedang satu buah lukisan mampu terjual 30juta rupiah”. Katanya meyakinkan sambil menunjuk hasil lukisan bergambar penari Bali. Kedepan direncanakan pelukis Sumedang ini disediakan tempat untuk melukis, sehingga para pengunjung dapat menggunakan jasanya untuk dilukis.  Bahkan Seni Tradisional seperti Kacapi Suling, Gamelan, akan disiapkan di ruang loby sehingga tamu bisa menikmati suasana hotelnya dengan sajian musik tradisional.

Baca Juga  Lomba Pidato Basa Sunda SLTA

Lebih lanjut Asep menuturkan, keinginannya untuk membuka ruang pameran seni di hotel tersebut, sayang kapasitas tempat yang tidak memungkinkan karena Hotel Puri sudah sulit dikembangkan lagi, resiko kita berada di jantung kota, sulit untuk diperlebar lagi, katanya menutup perbincangan dengan tim Sumedangonline.com

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

ARSIP

RIBUAN GURU MERIAHKAN HARDIKNAS

ARSIP

FESTIVAL PERMAINAN TRADISIONAL

ARSIP

Massa, Padati Alun-alun Sumedang

ARSIP

SPBS, SumedangOnline, dan Z-Blink Sepakat Adakan Pameran Buku

ARSIP

BHAKTI KBKES TNI TINGKAT NASIONAL DI SUMEDANG

ARSIP

Layanan Puskesmas Darmaraja, Perlu ditinjau

ARSIP

FPML TOLAK RELOKASI WARGA CINANGSI

ARSIP

1214 Guru berpeluang Ikuti Sertifikasi