Menu

Mode Gelap

ARSIP · 2 Nov 2010 00:24 WIB ·

Gagal Matakuliah LH, 122 Mahasiswa UT Gagal di Wisuda

REPORTER: ADMIN | EDITOR: ADMIN

Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto saat gelar konferensi pers pengungkapan kasus Narkoba  jenis sabu dan ganja di wilayah hokum Polres Sumedang yang dihadiri Kasat Narkoba AKP Bagus Panuntun dan Kasi Humas AKP Dedi Juhana di Mapolres Sumedang. Rabu, 12 Januari 2022.

IWAN RAHMAT/SO GELAR PERKARA: Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbyanto saat gelar konferensi pers pengungkapan kasus Narkoba jenis sabu dan ganja di wilayah hokum Polres Sumedang yang dihadiri Kasat Narkoba AKP Bagus Panuntun dan Kasi Humas AKP Dedi Juhana di Mapolres Sumedang. Rabu, 12 Januari 2022.

SumedangOnline –  Sedikitnya 165 dari 272 Mahasiswa Kuliah Jarak Jauh Universitas Terbuka (UT) Program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) akan diwisuda, hal tersebut disampaikan Pengelola Mahasiswa UT Unit Program Belajar Jarak Jauh Kelompok Belajar Sumedang, Apendi. “165 jumlah yang wisuda sekarang, yang sudah selesai melaksanakan program S1 PGSD di UT, dari jumlah 272”,ujarnya menjawab pertanyaan reporter SumedangOnline, Iwan Rakhmat, di ruang kerjanya Senin (01/11).

Baca Juga  Koramil 1010 Darmaraja Sebar 800 Pohon

Lebih Lanjut Apendi menyebutkan gagalnya 122 Mahasiswa diwisuda tahun ini, karena nilai Mata Kuliah Lingkungan Hidup (LH) mereka, dibawah nilai standart. Sedikitnya ada tiga SKS dari mata kuliah Lingkungan Hidup yang harus diulang tanggal 4 dan 5 Desember 2010.

Sementara untuk Wisuda Mahasiswa UT di Jakarta tanggal 23 November 2010, namun Apendi belum mengetahui pasti jadwal Wisuda untuk wilayah Bandung, ia hanya meperkirakan awal atau akhir Februari 2011.

Baca Juga  WARGA TOLAK RELOKASI SITUS MAKAM AJI PUTIH

Apendi pun menyebutkan untuk wilayah Sumedang yang di Wisuda di Jakarta biasanya sesuai quota, 30 orang Mahasiswa dan sisanya akan diwisuda di Bandung, “Sesuai dengan jatah dari Jakarta, yang sudah-sudah Sumedang itu 30 orang dan sisanya di Bandung”,lanjutnya.

Ketika ditanya kenapa harus ada peng-quota-an, Apendi menjelaskan, karena yang diwisuda di Jakarta adalah seluruh Mahasiswa UT se-Indonesia.**(iwan/editor:igun)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 5 kali

Baca Lainnya

Warga OTD Kembali Berujuk Rasa

26 September 2012 - 12:30 WIB

EVA PURNAMA DEWI WAKILI JABAR KE NASIONAL

1 Oktober 2011 - 08:11 WIB

Proyek Waduk Jatigede Diminta Diwaspadai

29 September 2011 - 16:12 WIB

Eba, Dibangun TPT

26 September 2011 - 20:27 WIB

BPN Sumedang Rayakan HUT Agraria ke 51

23 September 2011 - 18:49 WIB

Bahaya! Kasus Bansos Pemkot Banyak Dipendam Media

22 September 2011 - 15:38 WIB

Trending di ARSIP