Menu

Mode Gelap

SUMEDANG · 27 Nov 2012 00:02 WIB ·

Manager Haornas Sumedang, Akan Lapor ke Komnas HAM

REPORTER: ADMIN | EDITOR: ADMIN

Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir saat melantik 624 CPNS Kabupaten Sumedang yang diambil sumpahnya untuk diangkat menjadi PNS di Lapangan Upacara IPP. Senin, 6 Desember 2021.

IWAN RAHMAT/SO DIAMBIL SUMPAH: Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir saat melantik 624 CPNS Kabupaten Sumedang yang diambil sumpahnya untuk diangkat menjadi PNS di Lapangan Upacara IPP. Senin, 6 Desember 2021.

Seorang pemain tim U-15 Sumedang, tampak lebam di bagian pelipis kanannya, akibat aksi pemukulan oknum keamanan pada pertandingan di Subang.

KOTA– Manager Tim Haornas Sumedang, Krisna Supriatna, mengatakan akan menempuh jalur hukum terkait peristiwa pemukulan yang menimpa anak asuhnya usai pertandingan sepakbola U-15 Piala Haornas di Subang.

“Peristiwa itu jelas sekali mendesak kami, serta keluarga korban pemukulan untuk segera melanjutkan kasus ini sesuai prosedur hokum,” kata Kang Kris kepada sejumlah wartawan, Minggu (25/11/2012).

Baca Juga  Ridwan Kamil Bakal Anggarkan Dana Rp 5 Miliar untuk Jatigede

Disebutkan Kang Kris, pemukulan tak hanya dilakukan oknum aparat keamanan, namun juga dilakukan official tim Haornas Subang. “Kami akan segera melaporkan kejadian tersebut, secara resmi. Sebetulnya pasca kejadian ada rencana langsung melapor ke Polres Purwakarta. Namun, mengingat menjaga keselamatan tim, dan penyelamatan korban, niat tersebut ditangguhkan,” lanjut Kang Kris.

Akibat pemukulan tersebut sedikitnyalimaorang atlet tim Haornas Sumedang mengalami luka serius, bahkan satu diantaranya atas nama Gilang, kini mengalami gangguan pendengaran. “Kami telah melakukan visum, hingga antara Senin atau Selasa, segera melaporkan kasus itu ke aparat terkait,” imbuhnya.

Baca Juga  Main Air, Siswa Kelas 2 SD Mandala 3 Ditemukan Meninggal

Kang Kris pun menyesalkan kasus itu tak mendapat respon serius Pengurus PSSI Jawa Barat. Ironisnya, kata Kang Kris, pihak Pemprov Jabar tersebut, hanya melontarkan permohonan maaf secara lisan kepada tim sumedang.

“Kami pun, akan melaporkan peristiwa ini ke Komisi Nasional (Komnas) Perlindunmgan anak. Pasalnya, yang menjadi kornban adalah mereka anak-anak usia dibawah umur,” imbuhnya. (zis)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 11 kali

Baca Lainnya

Bupati Minta ASN di Sumedang Harus Berakhlaq Mulia

6 Desember 2021 - 18:26 WIB

Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir saat melantik 624 CPNS Kabupaten Sumedang yang diambil sumpahnya untuk diangkat menjadi PNS di Lapangan Upacara IPP. Senin, 6 Desember 2021.

Bupati dan Ketum Pusat Hadiri Pelantikan Koordinator Hamida Kabupaten Sumedang

29 November 2021 - 22:05 WIB

Acara pelantikan koordinator Himpunan Alumni Miftahul Huda ( HAMIDA ) Kabupaten Sumedang masa khidmat 2021 - 2026 dilaksanakan di Gedung Negara. Sabtu 27 November 2021.

Puncak Hari Jadi, Korpri Sumedang Gelar Donor Darah

29 November 2021 - 21:52 WIB

Ketua Panitia Hari Ulang Tahun ke-50 Korp Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tingkat Kabupaten Sumedang, Dadang Sulaeman

Jadwal Pertandingan Perses Sumedang di Liga 3 Seri 1 Group A

29 November 2021 - 19:17 WIB

Jadwal Pertandingan Perses Sumedang

Letkol Inf Mohammad Syaifuddin Fanany Kini Jadi Komandan Batalyon Infantri Yonif Raider 301/PKS

26 November 2021 - 13:14 WIB

Jabatan Komandan Batalyon Infantri Raider 301/Prabu Kian Santang resmi diserahterimakan dari Letkol Inf Wahyu Alfian Arisandi ke Letkol Inf Mohammad Syaifuddin Fanany. Upacara serah terima jabatan dipimpin KASBRIG 15 Kujang/II Kodam III/Siliwangi Letkol Inf Imam Wicaksana di Lapangan Yonif Raider 301 Prabu Kian Santang Sumedang Jawa Barat. Selasa, 24 November 2021.

Imbas Pandemi Covid-19 Angka Kemiskinan Ekstrim di Kabupaten Sumedang Naik Jadi 10,26 Persen

26 November 2021 - 13:04 WIB

Mety Supriyati selaku Kepala Bidang Pemerintahan dan Sosial pada Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumedang menyebutkan akibat pandemi Covid-19, angka kemiskinan di Kabupaten Sumedang meningkat dari 9,05 persen menjadi 10,26 persen.
Trending di SUMEDANG