SITURAJA – Hawatir akan terjadinya bencana banjir susulan akibat pendangkalan sungai Cicapar. Kepala Desa Ambit, Aa Rahma Suryana, meminta pada Pemerintah Kabupaten Sumedang, untuk melakukan pengerukan sungai.
Aa, menyebutkan jika sungai tersebut dangkal jika musim hujan dengan intensitas tinggi, sungai tersebut tak dapat menampung debit air. “Saya berharap pemerintah segera melakukan pengerukan sungai Cicapar, agar lebih dalam lagi. Walaupun kecil, tapi kalau dalam bisa menampung air di saat pasang,” ungkap Kepala Desa Ambit, Aa Rahma Suryana, pada wartawan.
Seperti diketahui, akibat banjir bandang yang diakibatkan dari meluapnya sungai Cicapar, lebih dari 50 hektar sawah di sekitar sungai tersebut rusak, termasuk salahsatunya jembatan penghumbung Cicapar pun terbawa arus sungai. ***
⚠️ Pemberitahuan: Isi komentar merupakan tanggung jawab penuh pemberi tanggapan. Redaksi Sumedang Online tidak bertanggung jawab atas isi atau dampak yang ditimbulkan dari komentar yang dikirimkan.
