Home / Pilihan Redaksi / Politik

Jumat, 19 Januari 2018 - 02:15 WIB

Tak Punya KTPel/Suket Tak Bisa Gunakan Hak Pilih

Petugas menunjukan blanko e-KTP yang diterima saat pendistribusian di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bandar Lampung, Lampung, Rabu (12/4). Sebanyak 136 ribu Blanko e-KTP didistribusikan ke 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung pada periode pertama di tahun 2017. ANTARA FOTO/Ardiansyah/foc/17.

PETUGAS MENUNJUKAN BLANKO ELEKTRONIK KARTU TANDA PENDUDUK (E-KTP) YANG DITERIMA SAAT PENDISTRIBUSIAN DI KANTOR DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL (DISDUKCAPIL) KOTA BANDAR LAMPUNG, LAMPUNG, RABU (12/4).: Petugas menunjukan blanko e-KTP yang diterima saat pendistribusian di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bandar Lampung, Lampung, Rabu (12/4). Sebanyak 136 ribu Blanko e-KTP didistribusikan ke 15 Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung pada periode pertama di tahun 2017. ANTARA FOTO/Ardiansyah/foc/17.


BANDUNG – Ini warning keras bagi para pihak yang mengurus KTP elektronik (KTP el), pasalnya jika warga Indonesia tidak memiliki KTP el dipastikan dirinya tidak bisa menyalurkan hak pilihnya. Padahal, sampai saat ini masih banyak kendala yang terjadi terkait KTP el tersebut.

Menurut Komisioner KPU Jawa Barat, Divisi Pemuktahiran Data Pemilih, Ferdiman P Bariguna, pihaknya menegaskan dua syarat agar pemilih bisa menggunakan hak pilihnya yakni dengan menggunakan KTP el atau Surat Keterangan (Suket) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat. Jika tidak memiliki salah satu diantaranya maka dipastikan tidak akan bisa menggunakan hak pilihnya.

Baca Juga  Kapolres Sumedang Imbau Black Pelaku Penganiayaan Cimanggung Menyerahkan Diri

“Maka dari itu, segeralah merekam dan mendapatkan KTP el, atau paling tidak dapat Suket dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil bukan dari Kecamatan berdasarkan alamat dalam KTP-el nya,” kata Ferfiman saat dikonfirmasi wartawan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Jawa Barat Abas Bashari mengatakan, data kependudukan terbaru di 2018 menunjukkan dari total jumlah penduduk Jawa Barat 44.039.313 jiwa penduduk yang wajib KTP sebesar 31.780.151 dan yang sudah merekam sudah 31.338189.

”Sedangkan yang sudah memiliki e-KTP baru 29.887.332  jiwa, artinya masih ada yang belu merekam sebanyak 441.962,” tuturnya.

Baca Juga  Ini Pesan Bupati Pada Paskibra Sumedang

Kemudian yang siap cetak diangka 1.541.418 juta jiwa dan proses konsolidasi tinggal 657.466 lagi. Artinya, dari data tersebut proses perekaman maupun pencetakkan e-KTP sudah diangka 99 persen, dan mudah-mudahan sebelum Pemilihan Kepala Daerah 2018 pencetakan e-KTP ini sudah selesai dan bisa menyerap seluruh penduduk yang sudah wajib memiliki e-KTP.  “Berdasarkan data jumlah rekam versi data pelayanan sudah di atas 99 persen, artinya masih ada 1 persen yang akan kita kebut,” jelasnya. ***

Sumber Berita: SUMEDANG ONLINE

Share :

Baca Juga

Pilihan Redaksi

Tuntut penyelesaian dampak sosial Jatigede, OTD akan geruduk Istana Negara

Pilihan Redaksi

Ayoo Semangat, Bupati Sumedang Siapkan Bonus Bagi Peraih Emas

PENDIDIKAN

Besok IGI Sumedang Gelar Workshop Kenalkan 6 Produk Kanal

Pilihan Redaksi

Ini Pesan Ketua KPU Sumedang pada Pengguna Media Sosial

Nasional

Pilgub Jabar, Demokrat Lirik Agung Suryamal
Kapuspenkum Kejaksaan Agung Leonardo Simanjuntak

Nasional

Sempat Buron 17 Tahun Tersangka Pembobol Bank Mandiri Diringkus Polda Jabar

Pilihan Redaksi

Mundur dari komisioner KPU Sumedang, Asep Kurnia pilih non aktif dan tidak berpendapat
Komisi I DPR RI Fraksi PDI Perjuangan TB Hasanuddin

Pilihan Redaksi

Wacana Lockdown, Hasanuddin Minta Militer Dilibatkan Aktif